Gejala Penyakit · 07/03/2021 0

Tanda – tanda Mata Minus yang Wajib Kamu Kenali

Salah satu tanda – tanda mata minus yang utama adalah ketika kamu tidak bisa melihat objek dengan jelas dari jauh. Biasanya, kondisi ini akan semakin berkembang secara bertahap atau cepat seiring berjalannya waktu tanpa ada pemantauan.

Gejala mata minus bisa menyerang siapa saja, baik orang dewasa maupun anak – anak.

tanda - tanda mata minus
Ilustrasi foto dari pexels.com

Bagi kamu yang kebetulan mengalami gejala serupa, yuk simak ulasan berikut mengenai gejala – gejala, faktor resiko, penyebab, dan tips mengatasi mata minus. Apabila sudah mengetahui lebih awal, diharapkan penyakit mata minus bisa segera diatasi.

Mengenal Definisi Mata Minus

Mata minus atau miopi merupakan gangguan yang terjadi pada organ mata, dimana objek dekat dapat terlihat dengan jelas, sementara objek jauh terlihat buram. Kondisi ini terjadi akibat akumulasi faktor resiko yang secara bertahap atau bisa juga dikembangkan dengan cepat.

Miopi terjadi ketika bentuk bola mata lebih panjang, sehingga cahaya yang diterima tidak dibiaskan dengan tepat. Sinar cahaya membentuk objek tidak tepat di retina, melainkan di depan retina, sehingga hasil tangkapan objek tampak buram.

Tanda – tanda Mata Minus Secara Umum

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, kondisi mata minus menyebabkan penderita tidak mampu melihat objek yang berada pada jarak beberapa meter, seperti akan melihat di seberang jalan.

tanda - tanda mata minus secara umum
Ilustrasi foto dari pexels.com

Jika kamu mengalami tanda – tanda mata minus berikut ini, sebaiknya segera periksakan diri supaya penglihatan tidak semakin parah.

Cari tau juga :

6 Ciri – Ciri Mata Silinder yang Wajib Kamu Ketahui

Dan berikut ini adalah gejala yang perlu kamu waspadai terkait dengan mata minus.

1. Penglihatan Kabur

Salah satu tanda – tanda mata minus yang paling umum adalah penglihatan yang kabur ketika melihat objek pada jarak jauh, namun nampak jelas pada jarak dekat. Keluhan yang dialami penderita yaitu kesulitan untuk memfokuskan penglihatan saat melihat objek jarak jauh, tergantung dari tingkat keparahannya.

Setiap penderita mata minus memiliki kemampuan melihat objek pada jarak jauh dengan rentang yang berbeda – beda. Ada yang sudah tidak mampu melihat jelas pada jarak 1,5 meter, ada pula yang baru mengalami kesulitan melihat objek pada jarak 2 meter. 

2. Mata Sering Terasa Lelah

Tanda – tanda mata minus berikutnya yaitu kelelahan pada organ mata. Seorang penderita miopi, sering mengeluh kelelahan setelah membaca buku terlalu dekat, menggunakan gadget terlalu lama, hingga usai beraktivitas seharian.

Disadari atau tidak, penderita miopi akan sering memejamkan mata sambil memijatnya secara perlahan. Kondisi inilah yang sering menyebabkan penderita merasa pusing atau sakit kepala.

3. Lebih Sering Berkedip

Jika kamu termasuk penderita mata minus, makan seringkali mata cepat kering, lelah dan tegang. Berkedip merupakan salah satu respon spontan yang dipicu oleh kondisi tersebut.

Oleh sebab itu, penderita mata minus memiliki kecenderungan mengedipkan mata dengan intensitas yang lebih sering daripada orang yang memiliki mata normal.

Jika kamu menemukan adanya ciri ini, maka segeralah pergi ke dokter mata untuk memeriksakannya. Sebelum penglihatan semakin buram dan memburuk.

4. Sering Mengucek Mata

Mengucek mata memang sebuah aktivitas yang umum. Hal ini kerap kali kita lakukan jika sedang kelilipan. Tapi mengucek mata tanpa sebab dengan intensitas yang lebih sering bisa menjadi salah satu dari tanda – tanda mata minus.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi rasa lelah atau ketegangan otot pada mata. Walaupun bisa berhasil meredakan, mengucek mata secara terus – menerus dapat mengakibatkan iritasi mata merah dan penglihatan akan semakin memburuk.

5. Merasa Kesulitan Saat Berkendara

Dari tanda – tanda mata minus yang lainnya, mungkin ini ciri yang paling berbahaya. Ya, karena ketika penglihatan kabur atau tidak jelas saat berkendara maka jelas ini akan mengancam keselamatan kamu dan orang lain. Terutama jika berkendara pada malam hari.

Oleh karena itu, hal ini bisa meningkatkan resiko kecelakaan. Jika kamu merasakan kondisi ini, tolong jangan kamu paksakan untuk tetap berkendara selama belum mendapatkan kacamata minus yang dapat membuat penglihatan menjadi lebih jelas.

6. Suka Mendekatkan Mata pada Benda atau Sebaliknya

Inilah tanda – tanda mata minus yang mungkin juga terlihat lebih jelas oleh orang lain. Ketika penglihatan kita tidak bisa dengan jelas melihat benda jauh yang ada disekitar, maka untuk bisa melihat benda lebih jelas adalah dengan mendekatkan mata ke benda tersebut atau sebaliknya. Kita mendekatkan benda ke mata.

Jadi, selain kita yang akan tahu ciri mata minus yang satu ini, orang lain juga akan mengetahuinya dengan jelas bahwa kita memiliki masalah pada mata.

7. Suka Menyipitkan Mata

Saat melihat objek jauh yang tidak nampak jelas, seorang penderita mata minus akan cenderung menyipitkan matanya. Hal ini akan membantu penderita untuk melihat objek tersebut lebih jelas.

Tanda – tanda mata minus umum lainnya yaitu penderita terlalu sering mengucek mata, mengedipkan mata, dan mendekatkan objek dengan mata. Selain itu, penderita tidak akan menyadari akan keberadaan benda yang ada pada jarak jauh dan memiliki penglihatan yang buram ketika sedang berkendara.

Ciri – ciri Mata Minus pada Anak

Banyak anak-anak saat ini yang sudah mengenakan kacamata tebal karena menderita mata miopi. Miris, mengingat kondisi tersebut bisa diakibatkan oleh faktor gaya hidup berupa penggunaan gadget yang berlebihan dan bisa juga oleh faktor genetik.

ciri mata minus pada anak
Ilustrasi foto dari pexels.com

Tanda – tanda mata minus yang bisa terjadi pada anak akan sedikit berbeda dengan yang dialami oleh orang dewasa pada umumnya. Berikut ini beberapa ciri mata minus pada anak yang bisa kita ketahui.

1. Memiringkan Kepala atau Menutup Salah Satu Mata

Sebagai orangtua, tentu wajib memperhatikan segala bentuk kebiasaan anak yang tidak seperti biasa, salah satunya sering memiringkan kepala atau menutup mata ketika melihat suatu objek. Nah, jika anak kamu memiliki kebiasaan tersebut, segera periksakan ke dokter untuk memastikan bagaimana kondisinya.

2. Mengeluh Sakit Mata dan Sakit Kepala

Selain terlalu sering memiringkan kepala, tanda – tanda mata minus pada anak juga perlu diwaspadai ketika mengeluh sakit kepala atau mata. Biasanya, anak yang menderita miopi akan berusaha keras untuk meningkatkan penglihatan pada jarak jauh dan beresiko menyebabkan rasa sakit pada mata dan kepala.

3. Sulit Berkonsentrasi

Gejala lain dari mata minus adalah kesulitan untuk berkonsentrasi karena anak terlalu fokus menyesuaikan penglihatannya. Jika demikian, maka akan mengganggu konsentrasi si kecil dalam belajar atau mengerjakan suatu hal.

Kondisi Mata Minus yang Harus Segera Diatasi Dokter

Coba perhatikan, seberapa lama mata kamu bekerja setiap harinya? Bisa dikatakan, mata bekerja sejak kamu membuka mata saat bangun tidur, hingga menutup mata saat hendak tidur kembali.

Organ mata sangat berperan penting bagi manusia. Maka dari itu, perlu dijaga kesehatannya supaya bisa berfungsi normal untuk melihat objek dengan benar.

Pada kenyataannya, ada banyak gangguan kesehatan mata yang sering terjadi, salah satunya miopi. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, sebagian besar adalah penderita miopi.

Masalah miopi sebaiknya jangan dianggap sepele. Sebab, ketika seseorang sudah menderita miopi akan sulit beraktivitas seperti semua karena penglihatannya terganggu, bahkan bisa juga beresiko semakin parah.

Ada beberapa tanda – tanda mata minus yang harus kamu waspadai karena dikhawatirkan berangsur parah. Selengkapnya, simak ciri – cirinya berikut ini.

  • Penderita mata minus (miopi) melihat bayangan seperti tirai pada sisi penglihatannya.
  • Selain itu, penderita miopi juga melihat ada kilatan cahaya pada satu atau kedua matanya, sementara objek yang kamu lihat kenyataannya tidak demikian atau normal.
  • Terlihat floaters atau bintik-bintik kecil yang tiba-tiba muncul dan melayang-layang.

Indikasi di atas bisa jadi karena ablasi retina. Untuk penanganan lebih lanjut, segera konsultasi dengan dokter.

Penyebab dan Faktor Resiko Mata Miopi

Ada dua bagian organ mata yang bertugas memfokuskan gambar, yaitu kornea dan lensa. Baik kornea dan lensa, bekerjasama untuk meneruskan cahaya supaya objek yang terbentuk bisa fokus di retina.

Nah, pada kondisi mata miopi, posisi kornea dan lensa ini tidak rata sehingga kemampuannya membiaskan cahaya, menghasilkan gambar yang tidak jelas. Penyebab kondisi ini bisa saja karena sumbu bola mata lebih panjang.

Selain itu, ada beberapa faktor resiko yang cenderung menyebabkan seseorang menderita mata miopi. Berikut penjelasannya.

Faktor Genetik

Percaya tidak percaya, ternyata faktor genetik berpengaruh terhadap kondisi mata seseorang. Apabila kedua orang tua kamu memiliki riwayat sakit miopi, maka besar kemungkinan bagi anak – anak untuk menderita penyakit serupa.

Mungkin merupakan faktor yang sulit untuk kamu hindari. Karena kita tidak akan pernah bisa memilih orang tua mana yang kita inginkan.

Faktor Gaya Hidup

Selain faktor genetik, gaya hidup juga beresiko meningkatkan mata minus seperti, membaca dan bekerja dengan jarak dekat, menggunakan gadget terlalu dekat, dan mengoperasikan komputer terlalu lama. 

Tidak hanya itu, berdasarkan beberapa penelitian, seseorang yang kurang beraktivitas di luar ruangan, beresiko mengalami mata minus atau miopi.

Oleh sebab itu, untuk menghindari gangguan penglihatan seperti mata minus maka kita harus lebih bijak menggunakan indera yang sangat berharga ini. Kita juga harus pintar – pintar mengatur siasat supaya mata tidak sering terlalu lelah.

Cara Mengatasi Sakit Mata Miopi Secara Alami

Jika diminta, memang tidak semua orang ingin memiliki penyakit mata termasuk miopi. Namun, akan beda lagi tanggapannya jika setiap orang diminta untuk menjaga gaya hidup sehat supaya terhindar dari miopi.

Apalagi, generasi milenial saat ini menjadikan gadget sebagai benda yang wajib dibuka setiap hari. Bahkan, berbagai kegiatan dan pekerjaan saat ini tidak terlepas dari gadget.

Sebenarnya, siapapun bisa tetap sehat kondisi matanya, ketika mampu menjaga gaya hidup saat menggunakan gadget ataupun membaca sumber literatur lain seperti buku dengan benar. Kenyataannya, penerapan hal tersebut tidak semudah ketika diucapkan.

Alhasil, banyak anak mengalami mata miopi diusia yang tergolong belia. Mirisnya, hingga saat ini tidak ada obat yang mampu menyembuhkan penyakit tersebut.

Akan tetapi, untuk sekedar meringankan mata minus, kamu bisa melakukan beberapa pengobatan alami berikut ini. Pastikan untuk mengaplikasikannya setiap hari biar kondisi mata tetap baik.

1. Mengkonsumsi Wortel sebagai Sumber Vitamin A

Wortel termasuk sayuran dengan kandungan vitamin A yang tinggi dan baik untuk kesehatan mata. Tidak diragukan lagi, wortel mampu mengurangi besarnya minus pada mata penderitanya.

Bagaimana cara mengolah wortel supaya bisa dikonsumsi anak? Sebenarnya, sangat beragam sesuai kreasi kamu, misalnya dimasak dengan sayur lainnya atau dibuat jus untuk diminum langsung.

Menurut kabar, jika penderita minus rutin mengonsumsi dua gelas jus wortel setiap hari selama satu bulan, maka kemampuan penglihatannya bisa meningkat kembali. Dengan kata lain, minus yang diderita berkurang sedikit demi sedikit.

2. Menjemur Mata di Pagi Hari

Selain diperbaiki melalui konsumsi makanan tertentu, miopi juga bisa diatasi dengan cara berjemur di pagi hari. Sejatinya, setiap orang dianjurkan untuk berjemur dipagi untuk mendapatkan asupan vitamin D secara alami.

Rupanya, berjemur tidak hanya baik bagi kesehatan kulit, namun juga bagi kesehatan mata, terutama penderita mata minus. Lalu, bagaimana cara berjemur mata dipagi hari?

Caranya, kamu tutup memejamkan mata dan arahkan tubuh menghadap ke tempat yang terkena cahaya matahari. Perlahan, kamu akan merasakan kehangatan.

Diamkan selama kurang lebih 10 menit. Lakukan kebiasaan tersebut secara rutin setiap pagi untuk mendapatkan asupan vitamin D dan minus pada mata berangsur berkurang sedikit demi sedikit.

3. Lakukan Senam Mata

Tidak hanya berjemur, kamu juga bisa melakukan senam mata untuk mengobati mata minus secara alami. Caranya cukup simpel, yatu gerakkan bola mata ke kiri, kanan, atas, dan bawah.

Jika sudah, lakukan gerakan memutar mata searah jarum jam sebanyak lima kali setiap hari. Dengan melakukan kegiatan ini secara rutin, membantu bola mata menjadi lebih bersih dan lebih sehat karena terlumasi.

3. Terapkan Teknik Eye Palming

Teknik eye palming ini bisa kamu lakukan, ketika tidak ada cahaya matahari dipagi hari, sehingga tidak bisa menjemur mata. Cara melakukannya dengan menggosokkan kedua tangan ke mata yang tertutup hingga terasa hangat.

Cara ini juga bisa kamu lakukan saat merasa mata lelah. Dengan menerapkan eye palming, maka otot-otot mata akan menjadi lebih tenang dan kamu bisa sedikit lebih santai.

4. Kompres Mata dengan Daun Sirih

Sudah menjadi rahasia umum, jika daun sirih dapat mengatasi berbagai masalah pada penglihatan.

Caranya, kamu bisa mengambil 2 helai daun sirih, kemudian kamu cuci bersih. Tempelkan daun sirih ke mata sebelum tidur. Dan diamkan selama kamu tidur. Lepas daun sirihnya ketika kamu bangun pada pagi hari.

Walaupun belum ada penelitian yang pasti tentang efektifnya daun sirih untuk mengobati mata minus, tetapi banyak sudah mencobanya dan hasilnya pun beragam. Ada yang bisa sembuh, ada juga yang tidak mengatakan tidak berpengaruh apapun.

Cari tau juga :

Manfaat Daun Sirih untuk Mata, Mata Minus Bisa Sembuh !

5. Lepas Kacamata Saat Tidak Digunakan

Cara selanjutnya yaitu dengan menggunakan kacamata seperlunya saja bagi penderita miopi. Fungsi kacamata ini untuk membantu penderita melihat dengan jelas tanpa ada batasan jarak tertentu.

Meski demikian, menggunakan kacamata setiap hari ternyata tidak dianjurkan, karena akan membuat mata terbiasa fokus terhadap lensa kacamata yang digunakan.

Selain itu, otot mata juga akan terus tegang karena penggunaan kacamata membuat bola mata jarang bergerak.

Lalu, bagaimana solusinya?

Sebaiknya, lepaskan kacamata ketika tidak diperlukan untuk membaca atau melihat objek pada jarak jauh.

Selain cara – cara di atas, kamu juga bisa gunakan alternatif cara lain seperti mengonsumsi lidah buaya dalam bentuk jus dicampur madu atau lemon atau melatih penglihatan anak dengan telunjuk jari.

Jika perlu, konsultasikan dengan dokter mulai dari saat kamu mengalami gejala atau tanda – tanda mata minus, perawatan, hingga terapi pengobatannya.

Demikian info sehat kali ini.

Semoga bermanfaat.

Salam sehat bareng !