Patut Dicoba, Inilah 15 Sayuran yang Bagus untuk Diet

Beberapa sayuran yang bagus untuk diet memang menjadi pilihan utama bagi sebagian orang yang menginginkan tubuh ideal. Walaupun bukan satu – satu nya pilihan, menu sayuran merupakan menu diet yang paling mudah dan murah untuk kamu coba.

Memiliki Tubuh ideal memang impian bagi setiap orang, baik wanita maupun pria. Kelebihan lemak atau berat badan sudah pasti mengganggu pemandangan dan berpengaruh terhadap citra maupun kepercayaan diri seseorang, bahkan kondisi kesehatannya.

sayuran yang bagus untuk diet
Ilustrasi foto dari pexels.com

Lemak perut adalah salah satunya. Menurut beberapa penelitian, lemak perut adalah indikasi dari peningkatan risiko diabetes, penyakit jantung, hingga penyakit komplikasi lainnya.

Banyak orang berjuang untuk menghilangkan lemak sial tersebut. Akan tetapi, jika tidak diimbangi dengan gerak aktif, maka lingkar pinggang sudah pasti akan meningkat.

Menghilangkan lemak perut, bukan berarti kamu harus sit-up setiap hari, melainkan didukung oleh makanan sehat. Beberapa makanan sehat pun memiliki kemampuan membakar lemak perut secara alami.

Sayuran merupakan sumber makanan yang kaya serat dan nutrisi. Mulai dari mineral dan vitamin esensial yang membantu tubuh meningkatkan metabolisme dan membakar lemak perut ada dalam sayuran.

Nah, berikut ini adalah berbagai macam sayuran yang bagus untuk diet dan membantu kamu untuk menjalani hidup lebih sehat.

15 Sayuran yang Bagus untuk Diet

Pada dasarnya, sayur mengandung banyak serat yang membantu kamu merasa kenyang. Hal ini karena serat membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan mencegah seseorang makan secara berlebihan.

Selain itu, sayuran merupakan sumber mineral, antioksidan, dan vitamin yang baik untuk menjaga pola hidup sehat. Tak heran jika sayur menjadi pilihan makanan yang baik untuk diet.

  • Brokoli, Sayuran dengan Kandungan Serat Tinggi
brokoli sayuran yang bagus untuk diet
Brokoli (Ilustrasi foto dari pixabay.com)

Jenis sayuran yang bagus untuk diet pertama yaitu brokoli. Tidak hanya lezat, brokoli mengandung banyak nutrisi baik untuk menurunkan berat badan, mulai dari nutrisi mikro, antioksidan, vitamin C, vitamin A karoten, vitamin K, dan kandungan serat yang tinggi.

Alasan utama mengapa brokoli bagus dikonsumsi untuk diet yaitu kandungan seratnya yang tinggi. Alhasil, mengkonsumsi brokoli dapat membuat perut kamu terasa kenyang lebih lama.

Sebagai asupan gizi, kamu bisa konsumsi brokoli ini setiap hari. Namun, pastikan mengolahnya setengah matang supaya kandungan gizinya tidak hilang.

Berbagai menu olahan sayur brokoli yang bisa kamu buat untuk diet, seperti tumis brokoli, salad brokoli, sup brokoli, jus brokoli, dan sebagainya. Tidak hanya baik untuk menu diet, sejatinya sayuran brokoli ini bermanfaat untuk melawan berbagai penyakit tubuh, diantaranya mengurangi risiko kanker perut, dubur, dan paru-paru.

Cari tau juga :

Buah – Buahan yang Mengandung Protein Tinggi
Waktu Olahraga yang Baik Menurut Penelitian

  • Jamur, Sumber Mineral dan Protein yang Tinggi
Jamur
Jamur (Ilustrasi foto dari pixabay.com)

Jenis sayuran ini menjadi begitu populer akhir-akhir ini karena cita rasanya yang nikmat. Ditambah lagi, ada berbagai olahan jamur yang menarik dan pastinya patut untuk dicoba.

Tahukah kamu, jamur termasuk sayuran yang bagus untuk diet karena kandungan mineral dan protein yang tinggi di dalamnya? Tak heran, usai mengkonsumsi jamur, akan memberikan rasa kenyang yang lebih lama.

Bahkan, ada beberapa jenis jamur yang memiliki rasa seperti daging, sehingga banyak vegetarian sering memasukkan jamur ini sebagai menu makannya.

Manfaat jamur yaitu membantu menstabilkan kadar gula dalam darah, seperti yang dimiliki jamur kancing, portobello, dan jamur kancing. Sementara, fungsi lain jamur mampu meningkatkan metabolisme tubuh sekaligus membakar lemak lebih banyak.

  • Bayam, Sayuran yang Kaya Zat Besi

Sayuran yang bagus untuk diet lainnya yaitu bayam. Ya, bayam dikenal sebagai sumber zat besi yang tinggi.

Tidak hanya itu, bayam juga mengandung berbagai nutrisi lengkap, seperti vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang tinggi. Kandungan vitamin A dan vitamin K yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh dengan cara melancarkan sirkulasi darah.

Bagi penderita anemia atau darah rendah, disarankan untuk mengkonsumsi sayur bayam untuk menambah darah. Namun, bayam juga menjadi sayuran yang bagus untuk diet juga lho!

Sebagai sayuran yang bagus untuk diet, kamu bisa mengolah bayam ini menjadi sayuran bening, sayuran tumis, dimasak bersama pasta, smoothies sehat, hingga keripik bayam sesuai kreatif kalian. Jadi lebih nikmat bukan?

  • Tomat dan Wortel, Sumber Antioksidan yang Baik untuk Diet

Ada yang menganggap tomat sebagai buah, ada pula yang salah kaprah dengan menyebutnya sayuran karena sering dimasak bersama sayuran lain. Namun, tidak ada salahnya menjadikan tomat ini sebagai menu diet setiap hari.

Pasalnya, tomat mengandung serat yang tinggi sehingga mampu atasi timbunan lemak dalam tubuh. Selain itu, tomat juga kaya akan vitamin, seperti vitamin A dan vitamin K yang berfungsi sebagai antioksidan sekaligus membantu menstabilkan tekanan darah.

Tidak hanya tomat, sayuran yang bagus untuk diet lain yaitu wortel. Ditambah lagi, wortel juga baik untuk kesehatan mata.

Wortel bermanfaat sebagai antioksidan karena kandungan vitamin A yang tinggi. Selain itu, wortel juga kaya akan vitamin C yang bisa melindungi kardiovaskular dari kerusakan.

Perlu kamu tahu, kandungan antioksidan dalam sayuran ini sangat baik untuk program diet.

Pada dasarnya, diet yang sehat tidak sekedar mengkombinasi makanan yang rendah kalori saja. Melainkan, memasukkan makanan yang berfungsi meningkatkan kekuatan tubuh.

Dengan begitu, fungsi tubuh akan tetap berjalan baik, meski asupan makanan dibatasi jumlahnya.

Secara alami, tubuh membentuk molekul disebut antioksidan yang berfungsi memerangi radikal bebas. Nah, dengan mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan, akan meningkatkan sistem pertahanan tubuh dalam melawan radikal bebas.

Inilah alasan penting mengapa makanan, terutama sayuran dengan kandungan antioksidan tinggi perlu dimasukkan dalam menu diet. Jadi, pastikan sumber antioksidan ini sudah ada dalam daftar menu diet kamu ya!

  • Selada, Sayuran yang Rendah Kalori

Sudah sewajarnya bagi seseorang yang ingin diet untuk mengonsumsi makanan yang rendah kalori. Nah, selada adalah sayuran yang bagus untuk diet.

Selain dikenal sebagai sayuran rendah kalori, selada juga rendah karbohidrat. Sajian mentah selada mengandung zat besi yang tinggi, vitamin B, serat, kalium, dan folat.

Bisa dikatakan, dalam satu porsi makan selada, hanya terdapat sekitar 8 kalori saja. Dengan mengkonsumsi sayuran yang tinggi serat dan rendah kalori, maka akan membantu menjaga berat badan dan mengurangi risiko terkena penyakit jantung.

Tidak hanya bisa dikonsumsi mentah secara langsung, kamu juga bisa mengolahnya menjadi masakan lezat, seperti tumis, dijadikan lalapan, rusak, hingga jus selada. Kandungannya yang nol lemak, membuatmu bisa mengkonsumsinya lebih sering tanpa harus takut berat badan naik.

Biar tidak bosan, kamu bisa kombinasikan selada dengan sayuran lainnya.

  • Terong dan Paprika, Sayuran yang Bagus untuk Diet

Terong termasuk sayuran yang bagus untuk diet karena kandungan serat dan kaliumnya yang tinggi. Selain itu, terong juga mengandung antioksidan, seperti nasunin.

Manfaat terong bisa mengurangi risiko stroke, menjaga kesehatan jantung, dan melindungi sel otak dari kerusakan.

Untuk urusan menurunkan berat badan, paprika juga turut andil. Pasalnya, kandungan likopen didalamnya mampu menjaga kesehatan dengan mengurangi risiko kanker payudara dan kanker prostat.

Para ahli pun menyarankan setiap orang untuk mengkonsumsi paprika setiap hari, biar terhindar dari penyakit paru-paru, kanker usus besar, dan kanker pankreas.

  • Labu Oranye, Sayuran Penahan Lapar
Labu orange merupakan sayuran yang baik untuk menu diet
Labu Orange (Ilustrasi foto dari pixabay.com)

Pernahkah kamu mendengar labu kecil orange yang biasa digunakan sebagai MPASI bayi? Ya, makanan ini kaya akan nutrisi dan rendah lemak.

Kamu pun bisa mengkonsumsinya untuk selingan. Cara mengolahnya pun terbilang mudah yaitu dengan cara dikukus, tanpa perlu tambahan rasa.

Labu mengandung serat yang tinggi, sehingga membuatmu kenyang lebih lama dan terhindar dari ngemil makanan tidak sehat. Masukkan labu orange ini ke dalam menu diet kamu, biar berat badan turun lebih cepat.

Timun termasuk sayuran yang bagus untuk diet karena membuat seseorang merasa kenyang lebih lama, terutama jika kamu makan dua porsi timun sebagai selingan. Sayuran ini mengandung air yang tinggi.

  • Timun, Membuat Perut Kenyang Lebih Lama

Tidak hanya sekedar dimakan langsung, timun bisa membuat air putih jadi lebih segar. Caranya, iris tipis timun dan celupkan ke dalam air dingin.

Untuk versi yang lain, kamu bisa menikmati timun Jepang. Caranya, tumis timun Jepang dengan olive oil atau bisa dicampurkan langsung dalam menu salad.

Cari tau juga :

16 Buah yang Mengandung Kalsium Paling Tinggi
Manfaat Minum Jahe Sebelum Tidur

  • Asparagus, Sayuran yang Kaya Serat dan Air
Asparagus
Asparagus (Ilustrasi foto dari pixabay.com)

Meski tidak sepopuler bayam dan kangkung, namun asparagus juga termasuk sayuran yang bagus untuk diet dengan cita rasa yang nikmat. Kamu bisa mengolah sayuran ini menjadi sup, ditumis, atau dikukus dengan butter.

Asparagus mengandung air dan serat yang tinggi, serta rendah kalori. Bisa dikatakan, satu cangkir asparagus mampu memenuhi kebutuhan serat harian, sehingga bisa menurunkan berat badan.

Tidak hanya itu, asparagus mengandung vitamin E dan antioksidan yang tinggi. Dengan kata lain, selain menu diet, asparagus juga baik untuk meningkatkan daya tahan kulit.

  • Daun Labu, Sayuran Kaya Nutrisi

Daun labu termasuk sayuran khas makanan Padang. Biasanya, daun labu diolah menjadi sayur bobor atau lalapan.

Sayur ini kaya akan nutrisi, diantaranya vitamin A, protein, karbohidrat, dan vitamin C. Selain itu, daun labu juga mengandung saponin, polifenol, dan flavonoid.

Manfaat daun labu mampu melancarkan keluarnya urin, menurunkan tekanan darah, dan membantu menurunkan berat badan.

  • Kembang Kol, Memperlancar Pencernaan

Seperti kol, sayuran yang bagus untuk diet lainnya yaitu kembang kol. Sayur ini mengandung phytonutrient sulforaphane yang mampu melancarkan pencernaan.

Kembang kol juga kaya akan asam folat dan vitamin C. Kedua zat ini sangat baik bagi kesehatan, bahkan bagi kamu yang tidak sedang melakukan diet sekalipun.

  • Ubi Jalar, Sayuran yang Tinggi Serat

Sayuran satu ini juga bagus untuk diet karena mengandung serat yang banyak. Ingat, makanlah ubi jalar bersama dengan kulitnya karena disitulah letak serat paling banyak berada.

  • Kangkung, Sayuran Rendah Kalori

Opsi sayuran selanjutnya adalah kangkung. Sayur ini bagus untuk diet karena rendah kalori, tinggi serat dan mengandung cukup banyak air.

Selain itu, karena sayuran ini lebih keras dari bayam dan jenis sayuran daun lainnya, membuat kangkung bisa kamu olah dengan berbagai resep makanan. Misalnya kamu buat jadi tumisan, direbus, dibuat sayur kuah atau lainnya.

  • Kacang Hijau atau Kacang Buncis

Jenis kacang – kacangan hijau seperti kacang hijau atau kacang buncis memiliki kandungan karbohidrat yang rendah. Dan ini bagus untuk mendukung program diet kamu.

Lebih dari itu, kacang hijau juga kaya akan serat alami. Mengkonsumsi kacang hijau dapat memenuhi kebutuhan serat tubuh dengan mudah dan kamu akan cepat merasa kenyang.

  • Kentang

Sayuran ini mungkin bisa menjadi opsi terakhir untuk menu diet. Kentang rebus bisa membuat kamu cepat merasa kenyang dalam waktu yang cukup lama. Hal ini tentu saja akan mengurangi porsi makan.

Bahkan kenteng bisa kamu jadikan sebagai makanan utama pengganti nasi selama program diet.

Cara mengolahnya sangat mudah. Kamu bisa merebus 1 – 2 butir kentang untuk membuat kenyang. Hindari cara memasak dengan digoreng untuk menghindari minyak atau kolesterol jahat.

Tips Menu Sayuran untuk Diet Pengganti Nasi

Sekarang kamu sudah mengetahui sayuran apa saja yang bisa mendukung program diet.

Sebagai tambahan, kamu bisa menyantapnya dengan makan lain yang memiliki kalori dan karbohidrat yang rendah namun tinggi akan protein. Misalnya seperti telur, tempe, tahu atau makanan lainnya yang kamu suka.

Sayuran yang baik untuk program diet ini bisa kamu konsumsi kapan saja. Artinya, bisa kamu jadikan menu sarapan, makan siang, sore atau makan malam.

Supaya tidak bosan untuk mengkonsumsinya, kamu bisa ganti – ganti jenis sayuran tersebut. Tentunya dengan menu olahan yang berbeda – beda. 

Berikut ini beberapa rekomendasi menu sayuran untuk diet.

  • Omelet sayur
  • Sayur rebus dan telur
  • Salad sayur
  • Tumisan sayur
  • Bubur kacang
  • Pepesan jamur dan telur

Itu hanya segelintir menu dari banyaknya menu yang bisa kamu coba. Atau kamu bisa berkreasi sendiri sesuai dengan selera masing – masing. Poin pentingnya adalah menghindari menu masakan sayur yang menggunakan minyak dan karbohidrat yang berlebihan.

Apakah Sayuran untuk Diet Ini Efektif Menurunkan Berat Badan ?

Pertanyaan ini yang harus kamu cari tau jawabannya terlebih dahulu sebelum kamu coba menu sayuran untuk program diet.

Berdasarkan pengalaman pribadi, ada kesimpulan yang bisa jadi jawaban untuk pertanyaan tersebut.

Pada intinya, baik sayuran atau buah – buahan yang kamu jadikan alternatif menu makanan, bertujuan untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh tanpa mengkonsumsi makanan pokok yang tinggi gula dan karbohidrat yang selama ini dekat dengan kehidupan sehari – hari. Misalnya seperti nasi, roti, berbagai gorengan atau makanan lainnya.

Jadi, alternatif mengkonsumsi sayur ataupun buah diharapkan tetap dapat memenuhi nutrisi tubuh sesuai dengan kebutuhan.

Hal ini akan jadi sia – sia, jika kamu tetap mengkonsumsi juga makanan yang memiliki kadar gula dan karbohidrat tinggi seperti nasi atau sejenisnya.

Apakah Program Diet Sayuran Ini Aman ?

Aman atau tidaknya semua tergantung dari kondisi tubuh kamu. Jika kamu memiliki riwayat penyakit seperti maag. Tentunya kamu bisa mencoba diet syur ini secara bertahap.

Artinya, hari pertama masih makan dengan nasi yang porsinya dikurangi sesuai dengan kemampuan tubuh. Hari berikutnya porsinya terus dikurangi, sampai tubuh kamu bisa menerima asupan makanan tanpa nasi dan sejenisnya.

Akan lebih baik jika sebelumnya kamu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi. Hal ini akan sangat berguna untuk bisa menjamin kesehatan tubuh selama program diet.

Kesimpulan

Sayuran yang bagus untuk diet di atas sangat mudah ditemukan dengan penyajian yang tidak rumit. Namun, perhatikan pula porsi sayuran tersebut biar keinginan diet bisa lebih cepat tercapai.

Jangan hanya berfokus pada pola makan, lakukan olahraga secara rutin untuk mencapai berat badan ideal. Dengan rutin olahraga, pembakaran lemak tubuh akan lebih cepat.

Sebenarnya, tidak ada porsi ideal untuk mengkonsumsi sayuran. Namun, alangkah baiknya jika memenuhi ½ bagian piring dengan sayur dan buah-buahan untuk mempercepat proses penurunan berat badan.

Pastikan untuk memenuhi kebutuhan gizi lain seperti karbohidrat, protein, dan lemak dari sumber makanan lain ya!