Gejala Penyakit · 22/03/2021 0

Apa Penyebab Ulu Hati Sakit ? Inilah 14 Faktor Penyebabnya

Penyebab ulu hati terasa sakit memang bisa karena banyak faktor. Faktor penyebabnya bisa akibat dari gejala penyakit yang kamu alami. Atau bisa juga karena kondisi tertentu, misalnya seperti pola makan.

Nyeri pada ulu hati memang tidak bisa kamu abaikan. Karena biasanya, gejala ini disertai dengan gejala lain seperti sulit bernapas.

penyebab ulu hati sakit
Sakit Ulu Ati (Ilustrasi foto dari pexels.com)

Kondisi ini tentu akan sangat berpengaruh terhadap aktivitas keseharianmu.

Ulu hati (Epigastrium) adalah organ di sisi kanan atas perut. 

Rasa nyeri pada ulu hati bisa saja karena kenaikan asam lambung biasa tetapi juga bisa jadi menjadi gejala penyakit lain ataupun faktor lain sebagaimana yang sudah kamu baca.

Oleh karena itu, penting bagi kamu yang pernah mengalami sakit pada bagian ini untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasinya. 

Agar kamu segera mengetahui kapan kamu perlu ke dokter dan kapan kamu cukup melakukan perawatan mandiri di rumah saja.

Penyebab Ulu Hati Sakit Akibat Gejala Penyakit

Buat kamu yang memiliki riwayat penyakit tertentu, terutama yang berhubungan dengan lambung. Maka rasa sakit pada ulu hati bisa jadi merupakan gejala dari penyakit tersebut.

ulu hati terasa sakit akibat dari gejala penyakit
Ulu Hati Sakit (Ilustrasi foto dari pixabay.com)

Dan berikut ini beberapa penyebab ulu hati sakit karena gejala penyakit.

1. Ulu Hati Sakit Karena Asam Lambung Naik

Nyeri ulu hati bisa jadi karena asam lambung dalam perut kamu naik sampai ke saluran pencernaan (esophagus). Biasanya hal ini disertai dengan rasa sakit di bagian dada dan tenggorokan.

Jika hal ini kamu biarkan terjadi secara terus menerus, kamu bisa terkena penyakit asam lambung seperti GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). 

Gejala nyeri ulu hati karena naiknya asam lambung seperti:

  • Maag
  • Gangguan Pencernaan
  • Rasa asam yang berlebihan di lidah
  • Rasa sakit di tenggorokan
  • Tenggorokan terasa kering tapi seolah ada gumpalan yang menyumbat
  • Batuk terus menerus

2. Nyeri Ulu Hati Karena Maag

Maag adalah salah satu akibat naiknya asam lambung ke lapisan atas lambung tersebut. Maka tidak heran jika kamu sakit maag terkadang sisi kanan atas perutmu akan terasa sakit juga.

Umumnya nyeri ulu hati karena maag ini disertai gejala lain seperti, kembung, cepat kenyang, sendawa terus menerus dan bahkan mual. Rasa sakit tersebut akan semakin parah jika kamu tiduran.

3. Nyeri Ulu Hati Akibat Intoleransi Laktosa

Intoleransi Laktosa adalah kondisi di mana kamu kekurangan zat laktase di dalam tubuh sehingga kamu kesulitan mencerna makanan yang terbuat dari susu seperti, susu sapi, susu kambing atau keju.

Apabila perutmu kembung setelah minum susu, kemungkinan kamu memiliki intoleransi ini sehingga jika kamu terus menerus minum susu ulu hatimu bisa sakit. Selain kembung, gejala lain yang biasanya menyertai rasa sakit ini adalah sakit perut, mual, diare hingga muntah.

4. Nyeri Ulu Hati Akibat Hiatal Hernia

Hiatal Hernia adalah kondisi ketika lambung mengembang ke atas dan mendorong otot diafragma melalui saluran makanan (esofagus). Hiatal Hernia ringan bisa jadi tidak memiliki gejala, tetapi pada kasus Hiatal Hernia yang parah harus diobati dengan operasi.

Nyeri ulu hati akibat adanya Hiatal Hernia umumnya diiringi dengan gejala seperti gangguan pencernaan, tenggorokan kering dan sendawa yang keras.

5. Nyeri Ulu Hati Akibat Peradangan Saluran Pencernaan (Esofagus)

Penyebab utama peradangan saluran pencernaan adalah naiknya asam lambung, iritasi karena obat-obatan tertentu atau alergi dan infeksi. Gejala peradangan ini adalah:

  • Rasa asam yang berlebihan di mulut
  • Batuk
  • Rasa sakit saat mengunyah

6. Nyeri Ulu Hati Akibat Gastritis

Gastritis adalah peradangan pada lapisan lambung karena bakteri, penurunan sistem imun atau kerusakan lambung. Jika tidak diobati dengan baik, Gastritis dapat menjadi kronis dan penyakit bawaan selama bertahun tahun.

Gejala gastritis kurang lebih sama dengan maag, hanya saja pada gastritis kamu tidak hanya merasakan mual tetapi juga muntah. Pada level gastritis parah, kamu bahkan bisa muntah darah.

7. Penyebab Ulu Hati Sakit karena Tukak Saluran Pencernaan

Nyeri ulu hati ini terjadi karena asam lambung atau bakteri berhasil menimbulkan tukak pada saluran pencernaan seperti esofagus, lambung dan usus kecil. Sakit ulu hati akibat tukak ini bisa jadi karena kamu terlalu banyak mengkonsumsi obat pereda nyeri atau obat anti inflamasi.

Gejala penyakit ini seperti, kesulitan bernapas hingga napas jadi pendek-pendek, mual, muntah dan sakit perut.

8. Nyeri Ulu Hati Karena Batu Empedu (Gallstone)

Nyeri ulu hati ini bisa juga karena batu empedu (Gallstone) menyumbat saluran kantung empedu. Akibatnya, kantung yang berisi cairan empedu untuk mencerna lemak tersebut mengalami peradangan.

Gejala penyakit ini bermacam macam mulai dari tidak selera makan, mual dan muntah, tinja berdarah, demam, rasa sakit di bagian kanan atas perut hingga warna kulit berubah menjadi kuning.

9. Ulu Hati Terasa Sakit Bisa Karena Kanker Lambung Penyebabnya

Kanker lambung adalah penyakit yang disebabkan oleh tumbuhnya sel ganas kanker pada lambung. Penyakit ini umumnya diderita oleh pria yang berusia 55 tahun ke atas, perokok berat dan memiliki keluarga yang memiliki riwayat penyakit yang sama.

Gejala penyakit ini selain nyeri ulu hati adalah, menurunnya nafsu makan, muntah dan berat badan turun drastis.

Faktor Lain yang Bisa Menyebabkan Ulu Hati Terasa Sakit

Selain merupakan gejala dari penyakit. Penyebab ulu hati terasa sakit bisa juga karena faktor lainya. MIsalnya seperti pola makan, pola hidup atau kondisi – kondisi tertentu.

makan berlebihan menyebabkan ulu hati sakit
Makan Berlebih (Ilustrasi foto dari pixabay.com)

Oleh karena itu, kamu bisa simak beberapa faktor penyebab sakit pada ulu hati selain karena riwayat penyakit.

1. Nyeri Ulu Hati Akibat Konsumsi Alkohol yang Berlebihan

Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan peradangan pada lapisan perut terutama lapisan atas perut dan pankreas. 

Pada kasus-kasus tertentu, konsumsi alkohol yang berlebihan bahkan dapat menyebabkan pendarahan.

2. Penyebab Ulu Hati Sakit karena Makan yang Berlebihan

Makan yang berlebihan dapat menyebabkan rasa sakit pada ulu hati. Hal ini karena ketika kamu makan terlalu banyak, ukuran perutmu akan membesar sehingga mendesak organ lain di sekitarnya.

Desakan ini tidak hanya menimbulkan rasa sakit pada ulu hati tetapi juga kesulitan bernapas. Sebab paru-paru tidak memiliki ruang yang cukup untuk menampung udara saat kamu bernapas.

3. Ulu Hati Terasa Sakit Karena Kehamilan

Saat hamil, kamu bisa jadi merasakan nyeri pada bagian kanan atas perut. Kondisi ini karena pertumbuhan kehamilan membuat ukuran perut membesar sehingga mendesak organ-organ lain di sekitarnya.

Jika penyebab nyeri ulu hati tersebut hanya pembesaran perut seperti di atas, mungkin nyeri ulu hati saat hamil tidak perlu terlalu kamu khawatirkan. Lain ceritanya jika nyeri ulu hati tersebut menunjukkan gejala preeclampsia.

Preeclampsia adalah penyakit pada ibu hamil yang harus mendapatkan penanganan dengan segera. Gejala penyakit ini biasanya darah tinggi, urine ibu hamil yang mengandung protein dan ibu hamil mengalami mual hebat dan muntah.

Cari tau juga :

Manfaat Buah Pir untuk Ibu Hamil yang Jarang Diketahui

Nyeri ulu hati akan terasa sangat menyakitkan jika terjadi Preeclampsia parah. Jadi, sebelum terjadi hal-hal yang lebih serius, sebaiknya kamu segera periksa ke dokter apabila kamu merasakan gejala-gejala di atas saat hamil.

4. Makan dengan Terburu – buru

Cara makan yang terburu – buru dapat menyebabkan makanan tidak sempurna kamu kunyah. Sama halnya dengan kebanyakan makan. Hal ini juga bisa mengakibatkan organ – organ lain terdesak atau terhimpit oleh makanan.

Selain bisa menjadi faktor penyebab ulu hati sakit, keadaan ini juga tidak baik untuk kesehatan lambung.

5. Sakit Ulu Hati Bisa karena Memakan Makanan Tertentu

Faktor penyebab lainnya bisa karena memakan makanan tertentu. Hal ini cukup relatif tergantung pada orang itu sendiri.

Misalnya, berdasarkan pengalaman pribadi, ulu hati suka terasa sakit setelah makan buah nangka. Atau sebagian orang juga ada yang mengeluhkan nyeri pada ulu hati jika minum kopi.

Cara Mengatasi Sakit Pada Ulu Hati

Mengobati nyeri ulu hati bisa kamu lakukan di rumah atau berobat di rumah sakit tergantung dengan penyebab sakit tersebut. 

Oleh karena itu, ketika kamu merasakan nyeri pada ulu hatimu, ada baiknya kamu periksa ke dokter terlebih dahulu untuk memperoleh hasil diagnosis terbaik.

Jika diagnosa dari dokter menyebutkan bahwa ulu hatimu sakit karena kekenyangan, kesulitan mencerna produk olahan susu atau infeksi akibat konsumsi obat-obatan, maka kamu cukup mengubah gaya hidupmu dengan pola yang lebih sehat.

Namun, jika dokter mengatakan nyeri pada ulu hati itu merupakan akibat dari penyakit yang lebih parah seperti GERD, penyumbatan kantung empedu atau Preeclampsia, kamu mungkin harus mengonsumsi obat-obatan tertentu dalam periode waktu yang cukup lama atau bahkan menginap di rumah sakit. Duh jangan sampai ya.

Tips Mengatasi Sakit Ulu Hati Secara Alami

Sedang Makan (Ilustrasi foto dari pexels.com)

Ketika nyeri ulu hati bukan merupakan akibat dari penyakit yang parah, kamu bisa melakukan hal-hal berikut ini di rumah saat kamu merasakan sakit pada ulu hati:

  • Tidak makan berlebihan
  • Mengurangi konsumsi alkohol, kopi dan makanan lainnya yang dapat meningkatkan asam lambung

Saat ulu hati nyeri karena maag, gastritis atau penyakit yang disebabkan tukak lambung lainnya, ganti makanan dan minuman tersebut dengan makanan dan minuman yang lebih sehat dan aman.

Misalnya seperti, buah-buahan, sayur, roti, lontong, pisang dan lain-lain. Karena makanan-makanan tersebut tidak membuat asam lambung naik dan relatif lebih memudahkan sistem pencernaan.

  • Mengkonsumsi vitamin B untuk membantu mengurangi mual dan muntah
  • Mengkonsumsi obat antasida untuk menetralkan asam lambung sekaligus mengurangi nyeri

Saat ini banyak produk obat antasida yang dapat kamu beli di apotik terdekat. Akan tetapi lebih baik kamu mengonsumsi obat antasida dalam bentuk sirup daripada pil.

Konsumsi obat tersebut satu jam sesudah makan dan sebelum tidur. Kamu dapat mengkonsumsi obat tersebut sesuai dengan rasa sakit yang kamu rasakan. 

Apabila sakitnya parah, kamu bisa minum 2 sendok teh atau 2 pil antasida tetapi, jika rasa sakitnya cukup ringan, maka 1 sendok teh dan 1 pil saja cukup.

  • Ubah pola makan menjadi lebih teratur
  • Usahakan lambung tidak kosong 

Makan makanan ringan seperti buah-buahan, sayuran atau makanan yang mudah dicerna seperti bubur ketika kamu merasakan rasa sakit pada ulu hati. 

Cari tau juga :

Patut Dicoba, Inilah 15 Sayuran yang Bagus untuk Diet
Top 11 Buah yang Mengandung Asam Folat
Buah – Buahan yang Mengandung Protein Tinggi

Tujuannya adalah agar asam lambung sibuk bekerja dan tidak naik untuk melukai dinding lambung.

  • Kurangi konsumsi obat-obatan pereda nyeri dan anti inflamasi 

Apabila kamu juga sering merasakan sakit gigi, maka coba obat pereda nyeri yang relatif aman untuk penderita asam lambung seperti, paracetamol.

Sebab tidak semua obat pereda nyeri cocok untuk penderita maag. 

Ada beberapa obat pereda nyeri yang membuat asam lambung naik sehingga ketika rasa sakit pada gigi hilang, justru ada rasa sakit lainnya di perut.

Apabila paracetamol masih belum cukup untuk meredakan nyeri gigi, kurangi nyeri tersebut dengan cara alami seperti berkumur dengan garam atau irisan bawang putih.

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Jika Ulu Hati Sakit

Seperti yang kamu ketahui, ada baiknya kamu segera periksa ke dokter jika ada rasa sakit pada ulu hatimu untuk mendapatkan resep obat yang tepat. 

Ikuti resep dokter dengan minum obat tersebut dan makan makanan yang sehat. 

Tetapi jika dalam dua hari rasa sakit tersebut masih belum sembuh atau bahkan semakin parah, kamu harus kembali menghubungi dokter.

Jangan menunda untuk pergi ke dokter, terlebih jika hal – hal berikut ini terjadi.

  • Kamu merasa susah bernapas dan mengunyah makanan
  • Muntah darah
  • Demam tinggi
  • Sakit di bagian dada
  • Pusing dan nyaris pingsan
  • Tinja berubah warna menjadi merah atau bahkan hitam

Nyeri ulu hati bisa saja hanya sakit biasa yang dapat kamu atasi sendiri di rumah. 

Akan tetapi, pada level tertentu, rasa sakit pada ulu hati juga merupakan gejala penyakit yang lebih parah.

Kesimpulan

Datanglah ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat sehingga rasa nyeri tersebut dapat hilang dan tidak semakin parah.

Jika kamu mengetahui dengan pasti penyebab ulu hati sakit karena pola makan atau kondisi tertentu, maka tentunya kamu lebih tahu apa yang harus kamu lakukan selain menghindari faktor tersebut.

Semoga lewat tulisan ini kamu bisa mendapat gambaran tentang faktor penyebab ulu hati sakit.

Semoga bermanfaat, dan

Salam sehat bareng !