Gejala Penyakit / News · 16/04/2021 0

Macam – macam Penyakit yang Disebabkan Oleh Bakteri

Penyakit tak hanya bisa disebabkan akibat infeksi virus, tak jarang ada beberapa penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan dapat mengakibatkan gangguan yang serius.

Karena itu pentingnya mengetahui apa penyebab dari sebuah penyakit untuk mengetahui bagaimana cara mengatasinya. 

penyakit yang disebabkan oleh bakteri
Sedang Meneliti (Ilustrasi foto dari pexels.com)

Sebenarnya tidak semua bakteri bisa mengakibatkan penyakit, ada jenis bakteri baik yang malah membawa manfaat untuk kesehatan.

Namun ada pula bakteri jahat yang bisa mengakibatkan penyakit yang merugikan kesehatan.

8 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Bakteri

Banyak cara yang menyebabkan seseorang bisa mengalami penyakit akibat infeksi bakteri.

Baik itu dari makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, menghirup udara dekat dengan orang yang batuk dikarenakan infeksi bakteri.

Ataupun, mengalami kontak langsung dengan urine, darah, atau tinja yang berasal dari orang yang terinfeksi.

Adapun penyakit-penyakit berbahaya yang dapat disebabkan akibat infeksi bakteri antara lain adalah:

1. Tuberkulosis (TBC)

Tuberkulosis atau TBC merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan menular. Bahkan penyebarannya bisa sangat meluas dan menyebabkan angka kematian tinggi di banyak negara. 

Tuberkulosis bisa menular dengan cepat melalui batuk dari penderitanya dan menyebar di udara. TBC diakibatkan karena infeksi bakteri Mycobacterium Tuberculosis yang cukup ganas bahkan terbilang sulit untuk disembuhkan.

Terapi pengobatan TBC sendiri membutuhkan waktu lama mulai dari 6 bulan hingga 1 tahun dan harus dijalani tanpa terputus.

Untuk pengobatan, biasanya  penderita TBC akan diberikan obat anti tuberkulosis (OAT) yang ditujukan untuk mengobati TBC, mencegah penularan, serta mencegah munculnya TB MDR.

2. Tipes

Tipes atau demam tifoid juga menjadi salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang banyak ditemukan.

Penyakit ini diakibatkan infeksi bakteri yang menyebar dan mengakibatkan penderitanya mengalami demam tinggi hingga mencapai 40 derajat celcius, sembelit, dan sakit perut. 

Bakteri yang menjadi penyebab tipes merupakan Salmonella Typhi yang penyebarannya dapat melalui makanan yang terkontaminasi maupun dari feses atau urin penderitanya.

Untuk pengobatan tipes sendiri bisa dilakukan di rumah sakit dengan terapi obat-obatan.

Namun jika tipes dapat cepat terdeteksi dan gejala yang dirasakan masih ringan, maka penanganan dan perawatan bisa dilakukan di rumah secara mandiri.

3. Meningitis

Meskipun penyakit ini dapat disebabkan oleh infeksi virus. Namun Meningitis juga bisa disebabkan karena infeksi beberapa jenis bakteri seperti Neisseria meningitidis, Haemophilus influenzae, Streptococcus pneumoniae, Staphylococcus aureus dan Listeria monocytogenes. 

Meningitis yang disebabkan oleh infeksi virus umumnya sangat mudah diobati dan gejalanya cenderung ringan.

Namun berbeda dengan meningitis yang disebabkan bakteri bisa beresiko menyebabkan kerusakan pada otak dan menyebabkan kematian karena bakteri menginfeksi pada selaput pelindung di bagian otak dan tulang belakang 

Umumnya meningitis dapat terjadi pada siapapun, namun penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini lebih beresiko pada bayi dibandingkan kelompok usia lainnya. 

4. Pneumonia

Atau yang juga dikenal sebagai paru-paru basah, peradangan yang terjadi di bagian paru-paru ini disebabkan karena infeksi bakteri Streptococcus Pneumoniae.

Namun meskipun begitu pada beberapa kasus pneumonia juga dapat disebabkan karena infeksi jamur atau virus. 

Pneumonia dapat terjadi pada siapapun terlebih lagi untuk orang yang mempunyai riwayat penyakit pernapasan dan memiliki sistem imunitas yang lemah. 

Bakteri yang menginfeksi paru-paru akan membuat terjadinya pembengkakan pada kantung udara yang terdapat di alveoli (ujung saluran paru-paru).

Sehingga menyebabkan alveoli akan dipenuhi dengan cairan atau nanah yang mengakibatkan penderitanya batuk berdahak bahkan hingga sulit bernapas. 

5. Diare

Diare juga termasuk salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan sangat umum dialami terutama bagi anak-anak.

Penyakit ini memiliki beberapa gejala seperti sakit perut, BAB yang terlalu sering, dan feses yang berbentuk encer. 

Diare disebabkan oleh berbagai faktor, namun yang paling sering adalah diakibatkan infeksi bakteri pada sistem pencernaan.

Cari tau juga:

10 Obat Sakit Perut Mules dan Mencret Alami

Seperti jenis bakteri Escherichia coli, Clostridium difficile, Salmonella, Campylobacter dan Shigella yang dapat menjadi pemicu diare. 

Untuk mengobati diare sebenarnya sangat mudah bahkan kamu bisa menemukan obat khusus diare di apotik.

Atau bisa dengan menggunakan bahan alami dan tradisional seperti daun jambu biji untuk mengatasi diare.

Namun jika diare terjadi terlalu sering dan bahkan tidak kunjung membaik setelah diberikan obat, maka kamu bisa segera memeriksakan diri ke dokter untuk diberikan penanganan khusus. 

6. Kolera

Jika berbicara mengenai penyakit yang disebabkan oleh bakteri maka kolera juga termasuk salah satunya.

Penyakit ini diakibatkan adanya infeksi bakteri dalam saluran pencernaan. 

Penderita kolera akan mengalami diare serta dehidrasi parah terkadang juga disertai mual, muntah dan kram perut.

Jika tidak ditangani dengan tepat maka bisa berakibat fatal terutama bagi yang masih anak-anak. 

Kolera disebabkan akibat infeksi oleh bakteri Vibrio Cholerae yang memproduksi toksin CTX. Dimana racun ini bisa menyebabkan tubuh kesulitan menyerap air, sehingga membuat akan lebih banyak air yang dikeluarkan dalam bentuk diare.

Penyebab paling umum dari kolera biasanya disebabkan makanan laut, seperti kerang yang diambil dari perairan yang sudah terkena kontaminasi atau tidak dimasak hingga matang,.

7. Difteri

Penyakit menular ini juga disebabkan oleh infeksi bakteri.

Cara penularan penyakit ini biasanya dikarenakan seseorang menghirup udara yang terkontaminasi oleh bakteri Corynebacterium diphtheria. 

Jenis bakteri ini akan menyerang selaput lendir di hidung, tenggorokan, hingga kulit.

Gejala yang tampak mulai dari pilek yang awalnya cair namun berubah jadi kental hingga berdarah. Selain itu juga akan terbentuk lapisan abu-abu yang akan menutup tenggorokan, pembengkakan kelenjar limfa, demam menggigil, dan suara yang menjadi serak. 

Jika kamu terserang penyakit ini maka segera dapatkan penanganan medis, kemungkinan penyakit ini menular sangat tinggi dan bahkan bisa berakibat fatal yang menyebabkan kematian. 

8. Pertusis

Kebanyakan orang sering menyebutnya sebagai “batuk 100 hari”, dimana penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini akan menyerang pada saluran pernapasan.

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini sangat menular dan bahkan berbahaya jika sampai menginfeksi bayi atau lansia yang belum divaksin atau memiliki sistem imunitas yang rendah. 

Gejala penyakit ini awalnya mirip seperti batuk biasa, sehingga tak jarang banyak orang yang tidak menyadarinya.

Kemudian akan berlanjut ke batuk yang lebih sering terjadi dengan suara batuk lebih tinggi dan biasanya diawali dengan penderita menarik nafas yang dalam terlebih dahulu. 

Bakteri Bordetella Pertussis yang bertanggung jawab atas penyakit ini. Bakteri ini dapat ditularkan dari penderita pertusis melalui udara yang berasal dari semburan air liur ketika batuk. 

Penyembuhan Penyakit Yang Disebabkan Oleh Bakteri

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri umumnya dapat diobati dengan obat-obatan antibiotik. Jenis obat ini akan bekerja membunuh bakteri berbahaya dalam tubuh pasien dan menghentikan bakteri berkembang biak hingga menyebar. 

Jenis obat antibiotik yang digunakan pada setiap penyakit tentu akan berbeda tergantung dari jenis bakteri tertentu yang menginfeksi.

Pemberian obat antibiotik ini bisa diberikan secara injeksi intramuskular, intravena, maupun oral tergantung dari jenis serta tingkat keparahan penyakit maupun faktor lainnya.

Adapun obat-obatan antibiotik yang umum diberikan seperti:

  • Aminoglikosida
  • Penisillin
  • Makrolida
  • Sefalosporin
  • Tetrasiklin
  • Kuinolon
  • Dan lainnya

Selain pemberian obat-obatan antibiotik, penderita penyakit yang disebabkan oleh bakteri juga harus diberikan pengobatan lainnya seperti:

  • Pemberian nutrisi yang baik dan cukup setiap hari
  • Dibutuhkan rawat inap serta perawatan yang intensif jika sampai terjadi komplikasi
  • Istirahat yang cukup

Jika kamu merasakan gejala-gejala dari penyakit yang disebabkan oleh bakteri maka segera berkonsultasi dengan dokter.

Jangan menganggapnya sepele karena tak jarang penyakit akibat infeksi bakteri bisa berakibat fatal nantinya.