Olahraga · 11/06/2021 0

Olahraga untuk Penderita Spasmofilia, Bisa Kurangi Cemas !

Olahraga untuk penderita spasmofilia tentunya tidak akan bisa sama dengan olahraga yang dilakukan kebanyakan orang.

Penderita spasmofilia harus bisa lebih waspada dan memilih olahraga apa saja yang cocok untuk menunjang penyembuhan.

olahraga untuk penderita spasmofilia
Sumber: pixabay.com

Terlebih, mengingat penderita spasmofilia sering memiliki gejala kram otot, rasa lelah yang berlebihan hingga rasa cemas atau ketakutan yang berlebih.

Namun begitu, spasmofilia bukan penyakit yang tidak bisa disembuhkan.

Atau dilarang untuk melakukan olahraga.

Hanya saja, ada jenis olahraga tertentu yang bisa lebih menunjang untuk kesembuhannya.

Yuk kita coba bahas lebih jauh.

Bolehkah Olahraga untuk Penderita Spasmofilia ?

Berdasarkan sumber, gejala spasmofilia seperti gampang lelah, otot sering kaku atau kram, alergi dan rasa cemas yang berlebihan terjadi karena elektrolit dalam darah tidak seimbang.

Kondisi tersebut terjadi karena kekurangan kalsium, magnesium dan kalium dalam tubuh.

Olahraga justru disarankan oleh beberapa sumber untuk menunjang kesembuhan penderita spasmofilia.

Tapi, mengingat penderita spasmofilia itu tanda dari kekurangan beberapa unsur mineral tadi. Maka olahraga yang disarankan adalah olahraga ringan yang tidak banyak menguras energi dan fisik.

Rekomendasi olahraga untuk penderita spasmofilia adalah olahraga ringan.

Jenis olahraga yang lebih memfokuskan pada relaksasi tubuh dan pikiran.

Jenis Olahraga untuk Penderita Spasmofilia

1. Latihan Pernapasan

Latihan pernapasan merupakan salah satu jenis olahraga relaksasi yang paling mudah, sederhana tapi kuat.

Pernapasan dalam merupakan inti dari sekian banyaknya teknis relaksasi.

Cara relaksasi ini juga akan sangat baik jika kamu padukan dengan aromaterapi atau alunan musik yang rileks.

Cara melakukan pernapasan dalam.

  1. Ambil posisi duduk yang nyaman dengan punggung tegak lurus, dan tempatkan satu tangan di dada dan tangan lainnya pada perut
  2. Ambil napas lewat hidung sambil tangan yang di perut bergerak naik dan tangan yang di dada gerakan sedikit
  3. Buang napas melalui mulut, dorong uda sebanyak – banyaknya untuk keluar, sambil mengkontraksikan otot perut.
  4. Ulangi terus langkah tersebut, sampai kamu merasa lebih tenang.

Jika sulut kamu lakukan dengan cara duduk,maka coba lakukan dengan cara berbaring.

2. Meditasi Pemindaian Tubuh

Olahraga selanjutnya untuk penderita spasmofilia adalah dengan melakukan meditasi.

Jenis meditasi ini memusatkan pada beberapa bagian tubuh yang kamu anggap sering sakit, kaku atau kram.

Dalam penerapannya, meditasi juga baik jika kamu padukan dengan aromaterapi dan ditambah alunan musik.

Berikut cara melakukannya.

  1. Tidur terlentang dan tempatkan tangan pada dua sisi dengan rileks
  2. Ambil napas panjang dan keluarkan perlahan, lakukan sampai kamu benar – benar merasa tenang dan rileks
  3. Fokuskan pikiranmu pada jari – jari kaki sebelah kanan, bayangkan setiap tarikan napas dalam itu mengalir ke jari – jari kaki kamu (tetap fokus bagian bagian jari kaki kurang lebih selama 5 detik)
  4. Kemudian alihkan fokus kamu ke bagian telapak kaki kanan, bayangkan setiap tarikan napas mengalir ke telapak kaki kamu
  5. Setelah 1 atau 2 menit pindahkan lagi fokus kamu ke pergelangan kaki.
  6. Ulangi terus langkah ini sampai ke betis, paha, dan pinggul
  7. Ulangi langkah dari awal untuk kaki kiri
  8. Kemudian fokuskan pada bagian tubuh yang sering terasa sakit, kram atau kaku

3. Yoga

Melakukan yoga juga sangat populer untuk mengurangi kecemasan dan meredakan stres. Selain itu, olahraga ini juga dapat meningkatkan kelenturan tubuh, keseimbangan, dan kekuatan stamina.

Kebanyakan, olahraga ini dilakukan dengan gerakan santai yang dikombinasikan dengan latihan pernapasan.

yoga
Sumber: pixabay.com

Kelas yoga yang baik untuk penderita spasmofilia adalah yang menitikberatkan pada gerakan – gerakan relaksasi. Yaitu gerakan yang lambat dan stabil, latihan pernapasan dan peregangan yang lembut.

Beberapa jenis yoga tersebut misalnya seperti yoga tradisional Satyananda, Yoga Hatha, dan juga Power Yoga.

Penting untuk kamu ketahui,tidak sedikit orang yang melakukan gerakan yoga ini berakhir dengan cedera.

Oleh karena itu, jika kamu memutuskan untuk memilih yoga sebagai olahraga untuk penderita spasmofilia, ada baiknya kamu sewa trainer atau ikut kelas yoga terlebih dahulu.

Halin sangat penting untuk melatih gerakan awal terlebih dahulu, sebelum nanti kamu bisa melakukannya sendiri.

4. Terapi Pijat Sendiri

Walaupun pijat tidak termasuk ke dalam jenis olahraga apapun. Tapi kekuatannya memiliki keajaiban tersendiri untuk mengurangi stres dan rasa cemas.

Setidaknya, terapi pijat merupakan cara paling sederhana yang bisa kamu lakukan sendiri dimanapun dan kapanpun saat kamu merasa stres.

Berikut cara terapi pijat sendiri yang bisa kamu lakukan dalam waktu singkat di sela kesibukan.

Duduk santai di sofa, tempat tidur atau di manapun yang kamu rasa bisa nyaman

  1. Ambil napas dalam, lalu keluarkan perlahan
  2. Mulailah dengan memijat – mijat otot bagian belakang leher
  3. Kemudian kepalkan tangan dan pukul – pukul pelan bagian belakang leher dan pundak
  4. Lalu gunakan jempol untuk memijat area bagian pangkal tengkorak dengan gerakan melingkar
  5. Kemudian pijat perlahan ke area kepala lain dengan ujung jari tangan kamu
  6. Lalu ketuk perlahan bagian kepala dengan ujung jari ke depan dan ke belakang, kemudian ke samping
  7. Lalu pindah ke bagian wajah dan fokuskan pijatan lembut pada pelipis, dahi dan otot rahang
  8. Terakhir pejamkan mata kamu, genggam tangan dengan longgar lalu ambil napas dalam dan keluarkan secara perlahan

Terapi pijat ini juga baik jika kamu kombinasikan dengan aromaterapi atau lotion yang beraroma menenangkan.

Rekomendasi Makanan untuk Penderita Spasmofilia

Semua asupan makanan tentunya penting untuk menunjang kesehatan tubuh. Tapi khusus untuk penderita spasmofilia, makanan atau asupan nutrisi yang masuk dalam tubuh harus banyak mengandung magnesium, kalsium dan kalium.

Hal ini bisa kamu lakukan dengan memperbaiki pola makan.

Bukan tidak mungkin penderita spasmofilia bisa sembuh dengan menerapkan pola hidup yang sehat.

Dan berikut beberapa rekomendasi makanan yang baik dikonsumsi untuk penderita spasmofilia.

Buah – buahan yang Baik untuk Penderita Spasmofilia

Berikut ini beberapa jenis buah yang bisa kamu konsumsi untuk menunjang dan membantu penyembuhan.

Beberapa buah berikut mengandung cukup tinggi mengandung zat – zat yang kamu butuhkan.

  • Alpukat
  • Pepaya
  • Pisang
  • Buah Bit
  • Tomat
  • Labu

Kamu bisa mengkonsumsi buah – buahan tersebut secara langsung, tanpa ada proses pengolahan terlebih dahulu.

Selain harganya relatif murah, buah tersebut juga bisa kamu dapat dengan mudah.

Sayuran yang Baik untuk Penderita Spasmofilia

Selain buah, makan berikutnya yang banyak mengandung unsur magnesium, kalsium ataupun kalium ada pada sayuran.

Dan berikut sayuran yang baik untuk kamu konsumsi.

  • Brokoli
  • Asparagus
  • Kacang hitam
  • Bayam

Jenis sayuran tersebut bisa kamu masak sesuai dengan selera. Namun jangan juga memasaknya terlalu matang karena bisa menghancurkan kandungan nutrisinya.

Selain buah dan sayur beberapa makanan seperti coklat, nasi merah dan ikan juga baik dikonsumsi oleh penderita spasmofilia.

Kesimpulan

Rekomendasi olahraga yang baik adalah jenis olahraga ringan. Yang pada penerapannya lebih mengutamakan pada relaksasi otot dan pikiran.

Karena selain baik untuk kesehatan fisik, olahraga jenis tersebut dapat membuat pikiran lebih tenang dan pada akhirnya akan melahirkan pemikiran yang positif.

Sebaliknya, olahraga yang berat yang mengutamakan kekuatan fisik dan akan membuat jantung berdetak lebih cepat akan memberikan dampak yang kurang baik bagi penderita spasmofilia.

Mengkonsumsi makanan dengan kandungan magnesium, kalsium dan kalium yang tinggi juga tidak kalah penting untuk mempercepat pemulihan, selain melakukan jenis olahraga untuk penderita spasmofilia.