Obat Alami · 22/03/2021 0

Obat Tradisional Cacar Api Agar Cepat Kering, Ada Tepung Maizena !

Beberapa cara bisa kamu usahakan untuk mengobati cacar api. Salah satunya dengan obat tradisional cacar api agar cepat kering. 

Pengobatan dengan bahan alami ini bisa menjadi alternatif untuk sekedar meredakan rasa sakit, mencegah infeksi bahkan sampai mengobati.

Cacar api atau juga populer dengan istilah Herpes Zoster dan Shingles adalah penyakit kulit yang ditimbulkan oleh infeksi virus Varicella Zoster

Penyakit ini ditandai dengan bintil merah dan rasa nyeri pada bagian tubuh tertentu.

Penyebab Cacar Api

Penderita cacar api biasanya adalah orang-orang yang sebelumnya pernah terkena cacar air. 

Sebab, virus Varicella Zoster yang juga penyebab cacar air akan mengendap selamanya dalam tubuh penderita tersebut. Meskipun si penderita sudah sembuh dari cacar air.

penyebab cacar api
Cacar Api (Ilustrasi foto dari pexels.com)

Setelah beberapa waktu, virus Varicella Zoster yang ada di dalam tubuh penderita tersebut akan aktif kembali yang dalam hal ini menimbulkan sakit cacar api. 

Penyebab virus ini aktif kembali masih belum diketahui.

Cari tau juga :

Penyakit Kulit Melepuh Seperti Luka Bakar

Obat Tradisional Cacar Api Agar Cepat Kering

Saat ini masih belum ada obat yang benar-benar mematikan virus Varicella Zoster dalam tubuh penderita cacar. 

Umumnya, dokter memberikan resep obat antivirus dan pereda nyeri untuk mengurangi durasi virus tersebut aktif menyebar dan meredakan nyeri yang diderita pasien.

Namun, sebagai pengobatan tambahan, kamu dapat mengolah bahan-bahan dari alam untuk membantu mengurangi nyeri dan durasi aktif virus tersebut. 

Berikut ini merupakan obat tradisional cacar api agar cepat kering yang dapat kamu gunakan, sekaligus bisa meringankan rasa sakit dari cacar api yang kamu derita.

1. Minyak Atsiri (Essential Oil)

Essential oil adalah minyak hasil ekstraksi tumbuh-tumbuhan (nabati). 

minyak atsiri obat tradisional untuk mengeringkan cacar api
Essential Oil (Ilustrasi foto dari pexels.com)

Minyak ini memiliki banyak manfaat seperti untuk membuat minyak wangi, aroma terapi dan tentunya mengurangi rasa sakit karena cacar api.

Jenis-jenis minyak atsiri yang dapat kamu gunakan untuk mengobati cacar api antara lain:

  • Minyak Bunga Chamomile

Minyak bunga chamomile mengandung zat anti inflamasi dan anti bakteri sehingga mampu membantu menghentikan peradangan pada kulit yang terkena cacar api. 

Selain itu, minyak bunga ini juga mampu mengatasi bisul dengan cara meregenerasi sel kulit mati.

  • Minyak Pohon Eucalyptus

Sama seperti minyak bunga chamomile, minyak yang dihasilkan dari ekstraksi pohon eucalyptus juga mengandung zat anti inflamasi yang mampu mengurangi peradangan pada kulit.

  • Tea Tree Oil

Kandungan yang terdapat pada tea tree oil sama dengan dua jenis minyak atsiri di atas. 

Oleh karena itu, minyak ini juga dapat kamu gunakan sebagai alternatif mengurangi peradangan dan nyeri akibat cacar api.

Meskipun dari bahan alami, sebelum kamu menggunakannya, ada baiknya kamu mencoba mengoleskan minyak ini terlebih dahulu ke bagian lehermu. 

Jika dalam waktu satu atau dua jam kulit lehermu pelan-pelan berubah warna menjadi merah, itu tandanya kulitmu tidak cocok untuk menggunakan jenis minyak atsiri terkait.

Kamu dapat memperoleh produk minyak atsiri dengan kadar yang kamu inginkan melalui apotek-apotek terdekat dan aplikasi marketplace kesayangan. 

Setelah dicoba dan ternyata cocok, kamu dapat menggunakan minyak asiri ini untuk mandi saja dan obat alami ini tidak untuk kamu minum.

2. Mengurangi Rasa Sakit Cacar Api Dengan Kompres Air Dingin

Salah satu cara yang paling mudah dan murah untuk mengurangi rasa sakit akibat cacar api adalah dengan cara mengompres bagian yang luka dengan kain yang sudah kamu basahi dengan air dingin.

Caranya, kamu cukup membasahi handuk yang biasa kamu gunakan dengan air dingin. 

Setelah itu peras hingga airnya betul-betul habis lalu tempelkan handuk basah tersebut ke bagian yang terluka.

Mengompres cacar api dengan air dingin tidak hanya dapat mengurangi nyeri sementara waktu tapi juga menghalangi terjadinya peradangan yang lebih parah.

3. Witch Hazel

Ekstrak tanaman Witch Hazel dinilai lebih baik dalam mengurangi peradangan dan iritasi daripada minyak bunga chamomile.

Sayangnya, tanaman ini bukan tanaman yang secara alami tumbuh di Indonesia sehingga kamu harus membelinya di berbagai toko online yang kini banyak tersedia di marketplace.

Setelah membeli ekstrak Witch Hazel di internet, kamu dapat mengoleskan ekstrak ini ke bagian tubuh yang luka.

4. Obat Tradisional Cacar Api dengan Campuran Maizena atau Baking Soda dan Air

Kamu dapat membuat krim dari campuran baking soda atau  maizena dengan air untuk membantu kamu menghilangkan rasa sakit akibat cacar api. 

obat tradisional cacar api agar cepat kering
Tepung Maizena (Ilustrasi foto dari pexels.com)

Kedua bahan ini bisa kamu temukan dengan mudah di supermarket atau pasar tradisional terdekat.

Caranya cukup mudah, berikut langkah – langkahnya:

  1. Masukan maizena atau baking soda pada mangkuk
  2. Tuangkan air secukupnya
  3. Aduk hingga merata sampai berbentuk pasta atau gel
  4. Oleskan pasta tersebut ke bagian-bagian kulit yang terluka
  5. Tunggu 10-15 menit sampai benar-benar dingin
  6. Terakhir basuh menggunakan air secara perlahan

Campuran ini dapat kamu aplikasikan beberapa kali dalam sehari untuk meringankan rasa nyeri akibat cacar api.

Cari tau juga :

Cara Memutihkan Kulit dengan Tepung Beras, Hasilnya Bikin Pangling !

5. Minum Suplemen

Individu yang berusia lebih dari 50 tahun memiliki risiko yang lebih tinggi terkena cacar api. 

Selain itu, ketika sudah terkena cacar api, rasa nyeri yang dirasakan individu dengan usia ini bisa sampai berbulan bulan lamanya.

Oleh karena itu, ada baiknya individu yang telah berusia lanjut ini diberi suplemen yang berisi vitamin. 

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas sistem imun sehingga dapat mengurangi risiko terkena cacar api.

Namun, konsumsi vitamin ini tidak boleh berlebihan dan kalau bisa sesuai dengan resep dokter. 

Sebab, konsumsi vitamin yang berlebihan justru akan membuat kemungkinan terserang penyakit lebih tinggi.

10 Cara Alami untuk Mengobati Cacar Api Supaya Cepat Kering

Untuk membantu menyembuhkan cacar api dan cacar air, kamu bisa melakukan hal-hal berikut ini:

1. Diet

Salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus Varicella Zoster adalah dengan meningkatkan kekebalan tubuh dengan diet. 

Biasanya, ahli gizi menentukan menu diet yang fokus pada sayur sayuran dan buah buahan yang mengandung banyak vitamin termasuk Vitamin A, Vitamin B12, Vitamin C dan Asam Amino.

Beberapa contoh makanan yang memiliki kandungan tersebut antara lain:

  • Jeruk
  • Sayur sayuran hijau
  • Telur
  • Ayam
  • Ikan laut
  • Susu
  • Gandum
  • Kedelai
  • Tomat
  • Biji-bijian

Cari tau juga :

Patut Dicoba, Inilah 15 Sayuran yang Bagus untuk Diet

2. Hindari 4 Makanan Ini Supaya Cacar Api Cepat Kering

Meskipun tampak tidak ada pantangan dalam hal mengonsumsi makanan, nyatanya kamu harus mengurangi konsumsi bahan makanan berikut ini:

  • Makanan dan Jus dengan kadar gula yang tinggi
  • Coklat, kacang-kacangan, gelatin
  • Makanan yang mengandung karbohidrat rafinasi. Karbohidrat rafinasi adalah zat karbohidrat yang terdapat pada makanan yang telah mengalami proses pengolahan berulang kali. Contoh makanan yang memiliki kandungan ini adalah nasi, burger, hot dog, donat dan lain-lain.
  • Bahan makanan yang memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi seperti daging, susu (lihat dulu kadar lemaknya), keju dan lain-lain.

Keempat jenis makanan tersebut di atas berpotensi untuk mengurangi kualitas sistem imun tubuh sehingga dapat meningkatkan kemungkinan penyebaran virus Varicella Zoster di kulit kamu.

3. Berhenti Merokok

Merokok bisa jadi menawarkan stres release yang sesaat dan susah untuk dihentikan. 

Akan tetapi merokok terus menerus dapat menurunkan sistem imun tubuh yang pada akhirnya meningkatkan risiko terserang penyakit termasuk cacar api dan kanker paru-paru.

4. Kurangi Stres

Sadar atau tidak, stres memicu banyak penyakit selain penyakit mental. Hal ini karena stres dapat menurunkan kualitas sistem imun tubuh.

Stres yang terus kamu tahan akan berakibat kurang baik untuk tubuh dan mental. Sementara itu, stres yang kamu luapkan secara serampangan akan merusak hubungan sosial. 

Oleh karena itu, kamu perlu belajar bagaimana cara mengatur stres (stres management) dengan baik.

5. Mandi Tanpa Sabun Bisa Menjadi Obat Tradisional Cacar Api Agar Cepat Kering

Mandi tanpa sabun dapat mengurangi rasa sakit pada bagian kulit yang terluka. 

Selain itu, dengan mandi tanpa sabun, kamu juga sudah menurunkan risiko penyebaran virus ke bagian-bagian lain yang belum terkena cacar api.

Jika kamu ingin mandi dengan tingkat pengobatan yang lebih tinggi lagi, kamu dapat berendam dengan air hangat yang telah kamu campur dengan maizena (cornstarch) dan colloidal outmeal. Colloidal outmeal adalah outmeal yang sudah bubuk.

Kamu dapat membeli keduanya di toko bahan-bahan kue atau marketplace langganan.

6. Istirahat Semaksimal Mungkin

Jika kamu terkena cacar air atau cacar api, maka mintalah izin ke sekolah atau kantor sehingga kamu dapat beristirahat dengan baik. 

Istirahat yang baik mampu menurunkan kadar stres dan meningkatkan imun tubuh.

7. Minum Air Putih Lebih Banyak

Selain baik untuk pencernaan. Banyak minum air putih juga dapat membuat kamu terhindar dari dehidrasi dan membuat tubuh lebih kuat dan segar.

Minumlah air putih sesuai anjuran kesehatan. Paling tidak 8 gelas setiap harinya.

8. Jangan Menggaruk Kulit yang Luka

Rasa gatal pada kulit memang menggoda sekali untuk digaruk. Tetapi, jangan sampai kamu menggaruk luka yang ada akibat cacar air dan cacar api.

Hal ini bertujuan untuk menghindarkan kamu dari infeksi kulit lebih lanjut.

9. Tetap Jaga Kebersihan

Mandi teratur tidak hanya dapat membersihkan kulit tetapi juga dapat membantu meredakan nyeri. 

Selain mandi, kamu juga harus rajin-rajin mengganti seprai atau menjemur tempat tidur agar tidak menambah infeksi baru pada kulitmu.

10. Menggunakan Pakaian yang Longgar

Menggunakan pakaian yang longgar dapat meminimalisir adanya gesekan yang tidak perlu antara baju dan kulit yang kemudian menimbulkan infeksi baru. 

Selain itu, hal ini juga bisa membantu kamu untuk merasa segar dan tidak gatal.

Tindakan Pencegahan Cacar Api dan Cacar Air

Meskipun seringkali tidak bisa diprediksi kapan kamu akan terkena cacar, akan lebih baik jika kamu melakukan tindakan pencegahan. 

Kamu dapat mencegah cacar dengan cara menjaga kebersihan badan maupun lingkungan seperti mandi teratur, memasukkan cairan antiseptik ke bak kamar mandi, mengganti air kamar mandi secara rutin dan lain-lain.

Selain itu, konsumsi tumbuh-tumbuhan tertentu kemungkinan juga dapat mengurangi risiko bangkitnya virus Varicella Zoster. 

Tumbuh-tumbuhan tersebut antara lain ginseng, jamur shiitake, akar manis (licorice), tanaman schisandra dan lain-lain.

Cacar api maupun cacar air bisa jadi bukan penyakit yang menular atau membahayakan hidup si penderita. 

Cari tau juga :

Kulit Gatal Bentol Seperti Digigit Nyamuk ? Ini Penyebabnya

Akan tetapi sadar atau tidak, penyakit cacar dapat mengganggu manusia dalam kehidupan sehari hari baik karena rasa nyeri atau luka dari penyakit ini.

Kesimpulan

Cacar api merupakan penyakit kulit yang sangat sensitif dan virus adalah penyebab utamanya.

Usaha kamu untuk mengobatinya dengan menggunakan obat tradisional cacar api agar cepat kering bisa saja tidak efektif.

Oleh karena itu, alangkah baiknya kamu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan cara perawatan dan obat yang tepat.

Semoga info sehat kali ini bisa membawa manfaat.

Salam sehat bareng !