Obat Alami · 04/04/2021 0

Obat Sakit Kepala Ibu Menyusui yang Alami dan Aman

Obat sakit kepala untuk ibu menyusui memang tidak bisa sembarangan.

Mengingat,

apapun yang ibu konsumsi akan masuk dalam ASI yang menjadi asupan si kecil.

Oleh karena itu,
ibu menyusui alangkah baiknya untuk tidak meminum obat – obatan,
baik kimia maupun herbal tanpa sepengetahuan dokter.

obat sakit kepala alami untuk ibu menyusui
Ibu dan Bayi (Ilustrasi foto dari pexels.com)

Sakit kepala pada ibu menyusui bisa disebabkan berbagai faktor.

Kurangnya waktu istirahat karena harus menyusui
bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya sakit kepala.

Tidak hanya itu, beberapa faktor juga mungkin berpengaruh.

Yuk cari tahu dulu penyebabnya.

Beberapa Penyebab Sakit Kepala Saat Menyusui

Berdasarkan sumber,
berikut merupakan hal – hal yang bisa menyebabkan sakit kepala pada ibu menyusui.

Coba kamu ingat – ingat lagi ya.

Siapa tahu salah satunya memang kamu alami.
Dengan begitu, maka akan lebih mudah untuk mengatasinya.

1. Kurang Tidur dan Waktu Istirahat

Pasca melahirkan,
tentunya ibu akan sibuk untuk mengurus si kecil,
dan terkadang membuat ibu menjadi kekurangan waktu tidur atau istirahat.

Durasi waktu tidur dan istirahat yang tidak terpenuhi,
bisa berpotensi menyebabkan sakit kepala.

Karena tekanan darah menurun,
dan terhambat mengalir ke otak.

Oleh karena itu,

Penting untuk kamu supaya bisa memenuhi durasi tidur dan istirahat.

Untuk orang dewasa,
paling tidak dibutuhkan 7-8 jam tidur malam tiap harinya.

2. Kurang Minum Air Putih

Sadar atau tidak,
saat menyusui kamu akan lebih banyak mengeluarkan cairan.

Umumnya,
seorang bayi bisa menghabiskan sampai 0,2 liter ASI,
atau 200 mililiter sekali menyusu.

Jadi bisa kamu hitung.
Kalau dalam sehari si bayi menyusu sebanyak 10 kali.
Berapa banyak cairan yang keluar ?

Ya, kurang lebih 2 liter atau 2.000 mililiter.
Itu kalau 10 kali, kalau lebih gimana ?
Tentunya akan lebih banyak menghabiskan cairan dalam tubuh.

Dan jika asupan air putih kurang,
maka ini akan menyebabkan dehidrasi.

Nah, salah satu dari gejalanya adalah sakit kepala.

Hal ini memang umum terjadi pada ibu menyusui.
Terlebih,
jika tidak ada kesadaran untuk minum air putih lebih banyak lagi.

3. Pengaruh Perubahan Hormon Estrogen

Berdasarkan sumber,

Setelah seorang ibu melahirkan,
hormon estrogen dalam tubuh akan mengalami penurunan.

Umumnya di minggu pertama pasca melahirkan.

Kondisi ini dapat mengakibatkan sakit kepala,
dan lebih dikenal dengan nama sakit kepala postpartum.

Bahkan 30-40% wanita mengalaminya.

4. Adanya Rasa Was – was, Tegang atau Stres

Ya, mungkin kamu akan menganggukan kepala.
Apalagi jika baru melahirkan anak pertama. Hehe…

Banyak sekali kekhawatiran.

Memikirkan kemungkinan – kemungkinan terburuk,
yang akhirnya menimbulkan rasa takut.

Misalnya,
takut putih lecet dan terasa perih,
takut air susu tidak cukup atau susah keluar.
Atau was – was karena si bayi sering nangis.

Ketakutan dan rasa cemas inilah yang pada akhirnya menimbulkan stres.

Penting untuk kamu ketahui.
Bahwa saraf yang tegang dan stres,
akan menghambat aliran darah ke kepala.
Dan ujungnya kamu akan merasakan sakit kepala.

Mungkin kondisi ini jarang terjadi,

jika kamu melahirkan anak ke-2 atau ke-3.

Karena sudah punya pengalaman sebelumnya.

5. Hilangnya Nafsu Makan

Sebagai seorang ibu yang baru melahirkan,
tentunya kesibukan mengurus buah hati jadi prioritas utama.

Terkadang sampai lupa makan,

dan akhirnya kehilangan nafsu makan.

Kurangnya asupan makan dapat menyebabkan
kadar gula dalam darah menurun.

Dan hal ini dapat memicu sakit kepala.

Jadi mengatur pola makan yang baik
juga penting untuk ibu menyusui.

Jangan sampai karena tidak makan
semuanya jadi terbengkalai.

Itu tadi beberapa faktor yang mungkin menyebabkan sakit kepala saat menyusui.

Dengan mengetahuinya,
mudah – mudahan kamu bisa mengatasinya.
Bahkan tanpa harus mengkonsumsi obat.

Jalan terbaik untuk mengetahui penyebabnya dengan pasti,
tetap harus menemui dokter, atau bidan terdekat.

5 Obat Sakit Kepala Alami untuk Ibu Menyusui

Memang betul,
jika kamu bandingkan dengan obat kimia.
Mengkonsumsi obat alami terbilang lebih aman.

Tapi,
bukan berarti kamu bisa sembarangan mengkonsumsinya.

Untuk menggunakannya,
tetap harus dalam pengawasan dan persetujuan dokter.

Hal ini jauh harus lebih kamu kedepankan.
Bahkan dari mengobati sakit kepala itu sendiri.

Jangan sampai keteledoran seorang ibu,
membawa dampak buruk bagi si bayi.

Obat sakit kepala untuk ibu menyusui berikut ini.
Merupakan obat dari bahan alami yang sudah umum.

Kebanyakan mudah kamu temukan,
dan dengan harga yang relatif murah.

1. Konsumsi Buah Pisang

Ya betul,
kamu ga salah baca ko.

Mungkin kamu bertanya dan sedikit terheran,
Apa hubungannya makan pisang dan sakit kepala ? hehe…

Tenang,
Jangan ngegas dulu.

Yuk simak alasannya!

Cari tau juga:

Top 11 Buah yang Mengandung Asam Folat

Salah satu solusi untuk mengatasi sakit kepala
adalah dengan memberikan asupan magnesium dan potasium
ke dalam tubuh.

Hal ini bahkan dinilai lebih ampuh
dari kandungan obat kimia lain.

Nah,

Buah pisang adalah salah satu makanan
yang memiliki kandungan magnesium dan potasium
yang cukup tinggi.

Inilah alasan,
kenapa pisang bisa menjadi obat sakit kepala untuk ibu menyusui.

Cara gimana ?

Ya ga gimana – gimana.
Tinggal beli buah pisang matang dan makan secukupnya. hehe…

Kalau ga doyan pisang gimana ?

Tenang,

Buat kamu yang tidak suka pisang
ada alternatif makanan lain.
Yang sama – sama mengandung magnesium dan potasium yang tinggi.

Misalnya,
konsumsi sayuran hijau,
daging, coklat atau susu.

Atau kamu juga bisa mengkonsumsi
berbagai jenis kacang – kacangan dan biji – bijian.

2. Air Jahe Hangat

Rempah dapur populer sebagai obat batuk.

Tapi berdasarkan sumber.
Ada penelitian yang menyimpulkan,
bahwa jahe mampu mengatasi sakit kepala termasuk migren.

air jahe
Air Jahe (Ilustrasi foto dari pixabay.com)

Untuk menjadikannya sebagai obat,
maka kamu harus mengolahnya terlebih dahulu.

Bukan secara langsung memakan jahenya,
yang notabene terasa panas dan pedas.

Yang kamu konsumsi adalah air rebusan jahe.
tentunya dalam keadaan sudah hangat.

Cara Membuat:

  1. Siapkan 1 jari jahe dan cuci bersih
  2. Kemudian kamu tumbuk kasar, atau bisa juga kamu iris
  3. Rebus air putih sebanyak 1 gelas
  4. Ketika sudah mendidih, masukan tumbukan jahe
  5. Tunggu sampai airnya berubah warna menjadi kuning atau kecoklatan
  6. Tuangkan air rebusan jahe ke gelas dengan menggunakan saringan
  7. Tunggu sampai hangat atau bisa untuk kamu minum

Cari tau juga:

7 Obat Flu Ibu Menyusui yang Aman Dikonsumsi

Selain mampu meredakan sakit kepala.
Air rebusan jahe juga mampu menghangatkan tubuh.
Sehingga kamu bisa lebih rileks.

Konsumsi secukupnya saja,
jangan berlebihan.

3. Air Teh Daun Peppermint, The Chamomile, atau Teh Bunga Lavender

Teh tersebut termasuk ke dalam teh herbal.

Teh jenis ini memang sudah populer
untuk meredakan sakit kepala dengan alami.

Tanaman herbal ini mampu menenangkan saraf dan pikiran.
Sehingga kamu bisa tidur dan istirahat dengan rileks.

Tidak sulit untuk mendapatkan teh herbal ini.
Coba kamu jalan – jalan ke marketplace.
Ada banyak seller yang menawarkan macam – macam teh herbal.

Harganya bervariatif,
antara 10rb – 100rb (tergantung jenis dan kemasannya).

Cara Membuat:

  1. Siapkan 1 kantong teh herbal
  2. Seduh dengan air hangat
  3. Minum perlahan sambil duduk
  4. Lakukan 2-3 kali sehari

4. Rebusan Sayur Kentang

Jangan anggap kentang hanya sayuran pelengkap sup.
Atau sayuran pengganti makan saat diet.

Lebih dari itu.
Jika kamu telisik lebih jauh.
Kentang adalah sayuran yang memiliki kalium cukup tinggi.

Dalam 100 g,
Kentang mengandung sekitar 421 mg.

Lalu apa hubungannya dengan sakit kepala ?

Ya,
Berdasarkan sumber,
sakit kepala pada ibu menyusui
bisa karena kekurangan kalium dalam tubuh.

Oleh karena itu.
Mengkonsumsi kentang rebus yang memiliki kadar kalium tinggi
diharapkan bisa meredakan sakit kepala.

Ingat, harus kamu rebus ya.
Jangan digoreng.

Cara Membuat:

  1. Siapkan 1 atau 2 buah kentang
  2. Kupas kulitnya dan cuci bersih
  3. Siapkan rebusan air dan masukkan kentang setelah air mendidih
  4. Tunggu sampai kentang terasa lunak atau empuk
  5. Tiriskan
  6. Setelah hangat baru kamu konsumsi

5. Biji – bijian Seperti Biji Wijen

Sama halnya dengan mengkonsumsi buah pisang.

Biji wijen juga mengandung magnesium yang cukup tinggi.

Dalam 100 g wijen,
Terdapat 351 mg magnesium.

Mengkonsumsi biji wijen akan mampu meredakan sakit kepala
yang diakibatkan kurangnya asupan magnesium.

Tapi perlu kamu ketahui.
Mengkonsumsi wijen berlebihan, memiliki efek yang cukup serius.

Misalnya,
dapat meningkatkan resiko rambut rontok,
berat badan yang tidak normal, dan efek lainnya.

Jadi konsumsi secukupnya saja,

sesuai dengan kebutuhan.

6. Ramuan Cuka Sari Apel dan Madu

Obat herbal satu ini mungkin jarang kamu temui.

Tapi bukan berarti tidak ada.
Sudah banyak yang menjualnya di marketplace

atau toko – toko herbal.

Cuka sari apel merupakan ekstrak buah apel.

Sama halnya dengan kentang.
Cuka sari apel juga mengandung kalium yang tinggi.
Sehingga dinilai mampu menjadi obat sakit kepala untuk ibu menyusui.

Cara Membuat:

  1. Siapkan cuka sari apel dan madu
  2. Tuang 1 sendok makan cuka sari apel ke dalam gelas
  3. Campurkan 1 sendok teh madu (atau sesuai selera)
  4. Tambahkan segelas air
  5. Aduk sampai merata
  6. Lalu minum

Treatment Lain untuk Mengatasi Sakit Kepala pada Ibu Menyusui

Selain mengkonsumsi obat – obatan alami.

untuk meredakan sakit kepala
kamu juga bisa melakukan beberapa treatment khusus berikut ini.

cara alami mengatasi sakit kepala untuk ibu menyusui
Ibu bersama bayi (Ilustrasi foto dari pexels.com)

Yang jelas,
hal ini lebih aman dibandingkan
dengan mengkonsumsi obat jenis apapun.

1. Mengkonsumsi Banyak Air Putih

Ini sudah kita bahas tadi.
Alasannya karena kurangnya asupan air putih
dapat beresiko dehidrasi dan menjadi sakit kepala.

Perlu ditekankan,
Bahwa ASI yang menjadi asupan si kecil
90% nya adalah air.

Oleh karena itu,
saat masa menyusui,
seorang ibu lebih banyak mengeluarkan cairan.

Dan untuk menghindari dehidrasi,
baiknya ada kesadaran untuk minum lebih banyak air putih.

Cari tau juga:

Obat Batuk untuk Ibu Menyusui yang Aman Dikonsumsi

Lebih dari sekedar mencegah dehidrasi.

Minum air putih yang cukup,
juga dapat membuat tubuh menjadi lebih segar,

dan pencernaan menjadi lebih lancar.

Jadi dengan treatment sederhana ini,
kamu sudah mendapatkan banyak manfaat.

2. Penuhi Durasi Jam Tidur dan Istirahat yang Cukup

Ya, kamu betul.

Menjadi seorang ibu menyusui memang berat.

Karena itu, pahalanya juga besar. Hehe…

Si kecil kalau sedang lapar atau haus,
pastinya tak kenal waktu.

Entah itu siang, pagi, sore,
atau tengah malam sekalipun.

Dan kewajiban seorang ibu adalah
untuk memenuhi kebutuhannya.

Jika terbangun di malam hari,
jelas sangat mengganggu dan mengurangi jam serta kualitas tidur.

Mau ga mau,
ikhlas ga ikhlas,
saya yakin semua ibu pasti melakukan hal yang sama.
Bahkan dengan mengorbankan waktu tidurnya.

Lalu gimana caranya supaya durasi waktu tidur terpenuhi ?

Untuk kamu yang memberikan ASI,
jam tidur malam bisa kamu ganti di pagi atau siang harinya.

Cari tau juga:

Jam Tidur yang Baik Sesuai Usia, Tidur 5 Jam Cukup ?

Ketika si kecil tidur, ikutlah tidur !
Jangan mengerjakan pekerjaan rumah lain.
Jangan memusingkan rumah yang masih berantakan,
piring yang belum dicuci,
apalagi mikirin belum pakai skin care ! hehe…

Tapi akan lebih lain ceritanya,
jika kamu tidak memberikan ASI dan hanya menggunakan susu formula.

Kamu bisa minta suami,
atau keluarga dekat untuk saling berganti membuatkan susu.
Supaya kamu bisa tidur dan istirahat dengan cukup.

3. Pijat Relaksasi

Ingat ya, ini pijat relaksasi.

Bukan pijat keseleo.

Artinya siapapun bisa melakukan ini,
tak terkecuali suami.

Mintalah bantuan pada suami,
untuk memijat secara halus pada bagian depan dan belakang kepala.

Tegaskan pada suami,
Jangan memijat bagian yang lain dulu. Uppssss…!

Pada intinya,
pijatan – pijatan halus di area kepala
bisa mengendurkan urat saraf yang tegang.
Sehingga diharapkan sakit kepalanya berangsur pulih.

Jika memungkinkan untuk memanggil tukang pijat,
ini akan lebih bagus.
Karena biasanya mereka sudah tahu,
bagian mana saja yang harus dipijat untuk meredakan sakit kepala.

4. Konsumsi Makanan Bergizi Secara Teratur

Ini erat hubungannya
dengan kekurangan magnesium, potasium atau kalium
yang sama – sama dapat menyebabkan sakit kepala.

Dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi
secara rutin dan teratur,

maka harapannya tubuh tidak kekurangan zat apapun
yang dapat menyebabkan gejala kesehatan
baik itu sakit kepala,
atau gejala lainya karena kekurangan asupan gizi.

Atau jika memungkinkan,
kamu bisa mengkonsumsi makanan atau minuman pendukung ibu menyusui.

Misalnya seperti susu yang diformulasikan khusus
untuk ibu menyusui.

5. Cobalah untuk Selalu Berpikir Positif

Tidak perlu berlebihan menyikapi semua keadaan saat menyusui.

Cobalah selalu berpikir positif,
dengan meyakinkan diri, bahwa semua ini adalah kewajiban
dan tidak akan berlangsung dalam waktu lama.

Tutup kuping dari semua omongan orang
yang bisa membuat kamu lebih stres dan was – was.

Dengan berpikir positif,
kamu akan lebih tenang dan tidak akan mudah stres.

Seringlah menarik napas panjang,
berjalan santai atau coba meditasi dengan yoga.

Hal ini akan membantu menenangkan pikiran,
dan membuat badan lebih rileks.

Kesimpulan

Sakit kepala memang umum terjadi,
apalagi jika kamu dalam masa menyusui.

Hal ini terbilang wajar, karena adanya pola hidup yang baru.

Obat sakit kepala untuk ibu menyusui,
sebetulnya bisa saja tidak kamu konsumsi.

Mengingat resiko dan efek samping
yang mungkin saja ditimbulkan dari obat.

Terlebih dahulu kamu bisa melakukan treatment ringan,
seperti yang sudah kita bahas.

Tapi jika kepala teramat sakit dan tak kunjung sembuh,
Jangan menunda untuk pergi ke dokter atau bidan terdekat.

Segeralah berkonsultasi untuk mendapatkan obat yang tepat dan aman.
Tentunya bagi ibu dan si buah hati.

Sekian info sehat kali ini.

Semoga bisa membawa manfaat dan membuka wawasan tentang obat sakit kepala alami untuk ibu menyusui.

Salam sehat bareng !