Obat Alami · 02/03/2021 0

13 Obat Muntah Anak Tradisional yang Aman dan Efektif

Muntah pada anak memang sebuah kondisi yang terbilang wajar. Obat muntah anak tradisional sering menjadi pilihan utama para Ibu untuk meredakan muntah pada anak.

Akan tetapi, banyaknya kemungkinan yang kita tidak bisa ketahui mengharuskan kita untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu. 

Karena obat tradisional mungkin hanya bisa meredakan mual dan muntah ringan saja. Artinya tanpa adanya diare, demam atau gejala lain yang lebih serius.

obat muntah anak tradisional
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Ada berbagai masalah kesehatan yang bisa mengintai anak. Biasanya untuk mengantisipasi hal ini. Maka, ada berbagai jenis obat – obatan untuk anak. Mulai dari obat diare, obat mual, obat batuk & flu serta berbagai obat – obatan lainnya yang menunjang.

Namun, terlalu sering menggunakan obat – obatan tersebut akan menimbulkan efek jangka panjang yang kurang baik lho lantaran obat – obatan tersebut mengandung banyak sekali bahan kimia.

Nah, kali ini kita akan membahas mengenai ramuan alami yang terbuat dari bahan tradisional yang bisa kamu gunakan untuk meredakan mual atau muntah pada anak.

Tapi ada baiknya jika kamu mengetahui terlebih dahulu berbagai penyebab yang bisa mengakibatkan si kecil merasa mual dan muntah.

Mengenal Penyebab Muntah Pada Anak

Hampir semua Ibu mungkin pernah mengalami kekhawatiran ini. Walaupun muntah pada anak adalah hal yang terbilang wajar dan normal dan bukan sesuatu yang perlu kamu takutkan.

penyebab mual dan muntah pada anak
Ilustrasi foto dari pexels.com

Muntah yang terjadi pada anak – anak umumnya merupakan gejala dari gangguan pencernaan, infeksi atau gangguan perut lain.

Muntah ini biasanya akan berhenti dengan sendirinya antara satu sampai dua hari dengan hanya melakukan treatmen atau obat rumahan. 

Akan tetapi, jika anak mengalami muntah terus menerus dan tidak kunjung reda, apalagi disertai dengan demam atau diare, maka langkah terbaik adalah segera menghubungi dokter atau petugas medis terdekat.

Berikut ini adalah beberapa penyebab umum yang dapat mengakibatkan si kecil mengalami muntah.

  • Adanya infeksi. Muntah bisa saja merupakan salah satu gejala dari berbagai infeksi seperti meningitis, yaitu infeksi bakteri yang mengakibatkan peradangan pada sumsum tulang belakang dan otak. Septikemia yaitu infeksi bakteri pada aliran darah dan bisa juga dari infeksi saluran kemih.
  • Alergi makanan. Alergi makanan merupakan reaksi yang berbeda dari sistem kekebalan tubuh terhadap zat atau makanan yang masuk ke dalam tubuh. Mungkin si kecil alergi terhadap telur, susu, kacang – kacangan, ikan atau makanan lainnya. Tidak hanya muntah, alergi terhadap makanan tertentu juga bisa mengakibatkan sakit perut, pusing, diare bahkan bisa menimbulkan masalah pada pernapasan.
  • Radang usus buntu. Muntah juga bisa terjadi akibat gejala dari peradangan usus buntu. Ini adalah masalah serius dan bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani oleh dokter atau tim medis.
  • Flu perut atau infeksi perut. Flu atau infeksi pada perut bisa mengakibatkan si kecil muntah. Infeksi ini bisa terjadi oleh berbagai macam virus seperti norovirus atau astrovirus. Selain muntah, gejalanya biasanya disertai dengan mual, diare bahkan demam. Untuk kasus infeksi yang ringan, muntah pada anak akan reda dalam sehari.
  • Keracunan makanan. Mengkonsumsi makanan basi, bakteri pada buah atau sayur yang tidak dicuci dengan bersih bisa menjadi penyebab si kecil keracunan makanan dan mengakibatkan muntah, mual dan sakit perut. Keracunan makanan seperti ini biasanya akan mereda dalam beberapa jam atau beberapa hari.
  • Beberapa penyebab lainnya seperti sakit kepala, mabuk perjalanan, atau makan terlalu banyak bisa menjadi alasan si kecil sampai muntah.

Dalam beberapa kasus, obat muntah anak tradisional bisa secara efektif untuk meredakan mual dan muntah. Tapi, pada beberapa kasus tertentu pengobatan dan perawatan dokter seharusnya menjadi prioritas utama seorang Ibu.

Cari tau juga :

Penyakit Kulit Melepuh Seperti Luka Bakar
6 Ciri – Ciri Mata Silinder yang Wajib Kamu Ketahui
7 Obat Flu Ibu Menyusui yang Aman Dikonsumsi

Jika kamu memutuskan untuk memberikan obat tradisional untuk muntah si kecil. Maka ini adalah beberapa ramuan yang bisa kamu coba untuk meredakan muntah pada anak.

13 Obat Muntah Anak Tradisional yang Aman

Catatan pentingnya adalah jangan memaksakan terus terusan memberikan obat tradisional ini. Jika muntah pada anak tidak kunjung reda atau bahkan muntahnya lebih sering, maka segeralah hubungi dokter atau petugas medis terdekat untuk mendapatkan diagnosa dan obat yang tepat.

Tetap tenang dan jangan terlalu panik.

Berikut ini adalah obat rumahan yang bisa kamu coba untuk meredakan mual dan muntah si kecil. Beberapa obat muntah anak tradisional ini berbahan rempah dapur yang mudah untuk kita temukan.

Cobalah salah satu yang memungkin untuk lebih cepat kamu berikan kepada si kecil. Pilih obat tradisional di bawah ini yang sekiranya sudah tersedia di rumah.

1. Air Jahe

air jahe untuk atasi mual dan muntah pada anak
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Obat tradisional yang pertama adalah jahe. Jahe ini adalah salah satu tanaman tradisional yang memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan.

Jahe ini juga bisa kita jumpai di banyak tempat seperti pasar tradisional. Selain itu, kamu juga bisa menanam jahe ini di pekarangan rumah lho.

Tanaman ini tak membutuhkan perawatan yang intensif alias gampang untuk tumbuh.

Jahe selain berfungsi untuk menghangatkan badan juga bisa kamu gunakan untuk mengatasi rasa mual dan muntah pada anak.

Kandungan bahan yang terdapat dalam jahe ini juga bisa mengobati diare dan juga berbagai gangguan pencernaan lainnya lho.

Mengkonsumsi air jahe bisa membantu meredakan mual dan muntah pada anak. Air jahe juga bisa meningkatkan sirkulasi darah.

Biasanya jahe ini akan diolah menjadi wedang jahe. Bisa dengan cara direbus atau bisa juga dibakar. Agar rasanya lebih enak, kamu juga bisa menambahkan gula.

Cari tau juga

Manfaat Minum Jahe Sebelum Tidur

2. Madu

Obat Muntah Anak Tradisional yang selanjutnya adalah madu. Madu, memang terkenal akan kandungannya yang baik bagi tubuh.

Madu ini berperan sebagai antiseptik yang ringan serta merupakan obat dengan kandungan bahan alami yang baik untuk anak-anak.

Cukup minum 1 sendok madu atau kamu juga bisa mencampurnya dengan bahan yang lainnya.

3. Air Beras atau Tajin

Obat tradisional yang ketiga adalah air beras atau saripati sisa rebusan beras.

Orang jawa biasanya menyebutnya sebagai tajin.

Tajin ini bisa kamu dapatkan ketika kamu memasak menggunakan dandang atau panci. Ini tentu saja didapatkan dengan cara memasak beras secara manual .

Bukan dengan peralatan elektronik seperti Magic com. Berikut ini langkah untuk membuat air beras atau tajin.

  • Beras terlebih dahulu akan dimasukkan dalam bakul beras yang terbuat dari anyaman bambu.
  • Setelah itu siapkan dandang atau panci masak beras.
  • Selanjutnya, isi air dan biarkan sampai mendidih.
  • Setelah airnya mendidih, masukkan beras tersebut bersama dengan wadahnya.
  • Saat beras setengah matang, air yang digunakan untuk merebus beras tersebut bisa kamu ambil.

Air tersebut adalah tajin. Tajin sendiri berwarna putih kental.

4. Kayu Manis

Kayu Manis
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Selanjutnya nih, ada kayu manis. Kayu manis ini memang bisa digunakan sebagai obat untuk mengatasi rasa mual dan muntah pada anak.

Kayu manis ini mampu memperbaiki gangguan saluran pencernaan pada anak sehingga secara tak langsung juga mampu meredakan rasa mual yang dialami oleh anak tersebut.

Selain itu, kamu bisa menambahkan beberapa campuran pada ramuan kayu manis tersebut ya. Contohnya adalah dicampurkan pada teh atau madu.

Khasiat kayu manis ini sudah terkenal sejak lama oleh orang – orang jaman dulu.

Selain itu, karena merupakan jenis obat serta ramuan tradisional efek sampingnya juga tak sebanyak efek samping penggunaan obat yang diproduksi oleh pabrik yang memang mengandung kandungan bahan kimia.

Mengkonsumsi campuran ramuan ini secara rutin juga bisa membantu kelancaran sistem pencernaan lho.

5. Air Kelapa

Air Kelapa
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Obat muntah anak tradisional yang selanjutnya adalah air kelapa.

Air kelapa memang populer memiliki kandungan elektrolit alami yang mampu menggantikan elektrolit yang hilang akibat dehidrasi setelah anak mengalami muntah.

Meminum air kelapa murni secara rutin juga sangat baik bagi kesehatan lho lantaran kandungan air kelapa akan mampu menetralisir racun yang ada dalam tubuh.

6. Lemon

buah lemon
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Obat muntah anak tradisional yang selanjutnya adalah lemon.

Lemon memang terbukti ampuh untuk mengatasi masalah mual dan muntah pada anak.

Rasa asam dari lemon tersebut mampu meredakan rasa mual pada anak.

Namun, agar tak terlalu asam. Kamu bisa menambahkan perasan air lemon ini ke dalam teh atau juga air hangat.

Guna lebih meminimalisir rasa asam dari lemon tersebut. Kamu bisa menambahkan gula ke dalam air tersebut.

7. Peppermint

Papermint
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Daun mint memang sering sekali dicampurkan dalam minuman agar minuman tersebut terasa lebih segar.

Rasa dan aroma segar dari daun mint tersebut bisa kamu manfaatkan sebagai penghilang rasa mual serta “enek” setelah muntah.

8. Cengkeh

Selanjutnya nih, kamu bisa memanfaatkan cengkeh sebagai salah satu Obat Muntah Anak Tradisional.

Cara pembuatannya cukup mudah. Cukup campurkan air panas dengan satu sendok teh di gelas, aduk, dan saring sebelum diminum.

Atau kamu juga bisa mengikuti beberapa resep terkenal untuk mengolah bahan cengkeh ini sebagai bahan pereda mual serta muntah pada anak.

9. Minum Air

Ketika anak mengalami muntah, maka dengan serta merta dia membuang banyak cairan dari tubuhnya lewat muntah tersebut. Untuk menghindari dehidrasi dan memulihkan rasa lelah, maka penting bagi seorang Ibu untuk memberikan cairan untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.

Yang perlu kamu perhatikan adalah memberikan cairan atau air minum secara perlahan dan bertahap. Karena jika terlalu banyak minum juga akan makin memperburuk keadaan. 

Terlalu banyak cairan yang masuk akan memicu si kecil untuk kembali muntah.

10. Minyak Lavender

Kamu bisa berikan beberapa tetes minyak lavender ke serbet kain dan biarkan si kecil menghirup aromanya.

Minyak lavender sebagai minyak aromatik dapat memberikan rasa segar pada anak. Selain itu, minyak ini juga dapat meredakan sakit kepala dan mual, serta membuat anak bisa tertidur dengan nyenyak.

11. Cuka Sari Apel

Jika kamu belum familiar dengan cuka sari apel, ini adalah cuka hasil dari fermentasi air atau sari apel. Rasanya memang sedikit asam, tapi dapat menyegarkan.

Penting kamu ketahui, bahwa cuka sari apel ini memiliki sifat antimikroba yang dapat dengan efektif mencegah rasa mual dan muntah. Lebih dari itu, obat muntah anak tradisional yang satu ini juga dapat mendetoksifikasi tubuh dan menenangkan perut.

Kamu bisa mencampurkan satu sendok teh cuka sari apel ke dalam segelas air dan mencampurnya dengan madu. Lalau minumkan.

12. Teh Chamomile

Kamu dapat mencampurkan satu sendok teh chamomile kedalam segelas air hangat dan bisa tambahkan madu. Berikan pada si kecil 2 sampai 3 kali sehari.

Teh ini dapat menenangkan anak dan membuat pencernaan menjadi lancar. Selain itu, rasa segar pada cuka ini dapat mencegah mual dan membuat tidur lebih nyenyak.

13. Campuran Jus Bawang Merah dan Jahe

Mungkin kamu pikir ini sedikit aneh dan akan cukup sulit untuk diberikan pada si kecil. Tapi tenang dulu, campuran jus bawang dan jahe ini bukan untuk diminum atau dikonsumsi, melainkan hanya untuk dihirup aromanya.

Bawang terkenal sebagai salah satu sumber antibiotik alami. Dan akan secara efektif dapat mencegah mual dan muntah pada anak.

Nah, itu dia beberapa obat muntah anak tradisional yang bisa kamu gunakan untuk meredakan rasa mual serta muntah pada anak. Namun, perlu kamu ingat.

Tujuannya hanya untuk meredakan.

Kamu tetap harus berkonsultasi dengan dokter jika gejala mual atau muntah masih berlanjut ya.

Cara Mencegah Rasa Mual dan Muntah Datang Kembali

Nah, selain bisa menggunakan obat muntah anak tradisional. Kamu juga bisa melakukan hal ini agar rasa mual dan muntah pada anak tak datang lagi.

  • Makan dengan porsi kecil terlebih dahulu. Hal ini sangat berguna untuk membuat sistem pencernaanmu menjadi lebih siap.
  • Makan dengan perlahan.
  • Makan dalam posisi tegak. Dan biarkan si kecil dalam posisi tegak setelah makan setidaknya selama 20 menit
  • Makanlah makanan yang bertekstur halus seperti bubur. 
  • Hindari makanan yang sulit dicerna. 
  • Hindari pula makanan yang memiliki kandungan asam atau pedas yang tinggi. Hal ini akan membuat sistem pencernaan yang masih rentan terluka lagi.
  • Hindari terlalu banyak bergerak
  • Dan yang terakhir jangan sampai kamu telat makan atau mengkonsumsi makanan yang sebenarnya tak bisa kamu makan

Dengan mengetahui obat muntah anak tradisional yang sudah kita bahas dan beberapa cara untuk mencegah rasa mual bukan berarti kamu harus berhenti untuk mencari tau.

Tetap lihat perkembangan pada anak. Jika muntah terus berlanjut, bahkan dengan intensitas atau frekuensi yang lebih sering alangkah baiknya kamu segera bawa si kecil ke dokter untuk segera mendapatkan penanganan medis.

Cari tau juga :

11 Obat Herbal Penurun Panas yang Efektif
16 Buah yang Mengandung Kalsium Paling Tinggi
Manfaat Daun Sirih untuk Mata, Mata Minus Bisa Sembuh !

Apalagi, jika muntah dengan diare, demam atau rasa perih pada perut. Jangan menunda, segeralah pergi ke dokter untuk berkonsultasi.

Kesimpulan

Itulah beberapa obat muntah anak tradisional serta bagaimana cara mencegah agar rasa mual itu tak kembali lagi.

Kesehatan sangat penting, oleh karena itu kamu harus menjaga kesehatan anak secara ekstra ya.

Mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Lalu, apabila gejala muntah atau mualnya ringan sebaiknya kamu coba jenis makanan atau minuman di atas ya agar rasa mual bisa hilang.

Jangan terlalu sering mengandalkan obat pabrikan yang berbahan kimia untuk mengatasi sakit ringan.

Jika sakit tak kunjung membaik. Sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan pemeriksaan serta perawatan yang lebih baik agar cepat sembuh.

Apalagi jika kamu menemukan tanda – tanda sebagai berikut:

  • Muntah dan adanya tinja yang berdarah
  • Muntah dengan diare lebih dari sekali dalam sehari
  • Adanya cairan berwarna coklat, merah atau hijau pada muntah anak
  • Intensitas atau frekuensi muntah lebih sering
  • Muntah dengan demam tinggi lebih dari 102 Fahrenheit
  • Anak terlihat lemas, lesu atau sangat kelelahan

Jika ada ciri tersebut pada anak, atau gejala lain yang lebih mengkhawatirkan, jangan menunda lagi untuk membawanya segera pergi ke dokter guna mendapatkan perawatan medis yang lebih tepat.

Semoga pembahasan ini bermanfaat ya,

Sampai jumpa kembali di topik berikutnya.

Salam sehat bareng !