Obat Alami · 05/03/2021 0

Obat Batuk untuk Ibu Menyusui yang Aman Dikonsumsi

Batuk sering menyerang orang-orang tertentu pada musim tertentu. Obat batuk untuk ibu menyusui memang tidak bisa sembarangan. Mengingat kandungan air susu yang menjadi asupan untuk si kecil adalah dari apa yang ibunya konsumsi.

Biasanya, penyakit ini muncul bersamaan dengan flu atau merupakan bentuk gejala dari sebuah penyakit seperti TBC.

Secara umum, ketika kamu terserang batuk, maka tenggorokan akan terasa sangat gatal dan tidak nyaman. Iya, bukan ?

obat batuk ibu menyusui
Ilustrasi foto dari pexels.com

Apalagi jika kamu masih menyusui, maka suara berisik dari batuk ini membuat si kecil bangun dari tidurnya. Wah, akan sangat merepotkan jika si kecil tergolong sulit untuk tertidur dan harus berusaha menidurkannya kembali.

Dan bukan hanya itu saja. Resiko penularan virus atau bakteri akan lebih tinggi ketika seorang yang menyusui mengalami batuk.

Oleh karena itu, seorang Ibu menyusui harus secepat mungkin mengatasi batuknya. Tentunya, jika harus mengkonsumsi obat maka pastikan obat tersebut aman buat si kecil juga.

Berikut ini akan coba kita bahas beberapa macam obat batuk alami untuk ibu menyusui. 

Akan tetapi, langkah terbaiknya adalah dengan mengkonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter atau petugas medis terdekat. Supaya bisa lebih memastikan keamanan dan efektifitas dari obat yang akan kamu konsumsi.

Obat Batuk Alami untuk Ibu Menyusui

Nah, bagi kamu yang sedang menyusui dan tiba – tiba terserang batuk, sebaiknya segera atasi dengan langkah yang tepat. Pasalnya, meski batuk tergolong penyakit ringan, namun kenyataannya sangat mengganggu aktivitas sehari – hari.

Namun, tenang saja, ada obat alami yang bisa kamu gunakan untuk sembuhkan batuk tersebut. Berikut ini adalah berbagai obat batuk ibu menyusui yang aman untuk ibu dan bayi.

Cari tau juga :

7 Obat Flu Ibu Menyusui yang Aman Dikonsumsi

1. Jahe untuk Atasi Batuk Secara Alami

Mungkin sudah sangat populer, bahwa  jahe memiliki peran yang baik bagi kesehatan tubuh. Jahe bersifat antimikroba, antioksidan, antiinflamasi, dan pereda nyeri.

Air Jahe dan Lemon adalah obat batuk untuk ibu menyusui yang aman
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Berdasarkan sifatnya itu, maka jahe berpotensi meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membersihkan paru-paru dan racun, serta menghangatkan tubuh.

Selain itu, jahe mampu mengobati penyakit pernapasan, seperti batuk, asma, dan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Cari tau juga :

Manfaat Minum Jahe Sebelum Tidur

Bahkan, jahe juga mampu menjadi obat batuk ibu menyusui. Lalu, bagaimana cara mendapatkan khasiat dari jahe tersebut ?

Kamu bisa mengkonsumsinya dengan mengiris jahe segar, lemon, dan pir. Setelah itu, tempatkan semua bahan – bahan yang sudah ada ke dalam panci berisi air putih.

Rebuslah air beserta bahan-bahannya selama satu jam. Jika sudah matang, silahkan konsumsi air tersebut sebagai obat batuk ibu menyusui alami dengan tambahan sedikit madu.

Meminum air jahe juga akan membuat tubuh menjadi lebih hangat dan lebih rileks.

2. Kunyit, Bumbu Rempah Kaya Antioksidan

Bagi kamu yang terbiasa memasak, pasti tahu bahwa hampir sebagian besar bumbu dapur memiliki banyak khasiat kesehatan. Salah satunya, kunyit.

Kunyit
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Bumbu penyedap sekaligus pewarna alami ini ternyata juga bisa atasi penyakit batuk kamu, termasuk bagi ibu menyusui. Seperti yang kita tahu, kandungan utama kunyit adalah curcumin.

Bahkan, curcumin sudah banyak digunakan sebagai bahan utama obat obat. Jika demikian, apa salahnya mengkonsumsi langsung curcumin dari sumbernya?

Berdasarkan hasil sejumlah penelitian, curcumin memiliki banyak manfaat yang menyehatkan tubuh dan mencegah terjadinya berbagai penyakit. Salah satu peran kunyit yaitu membantu mengurangi gejala alergi dan menjaga kesehatan tubuh.

Kandungan kunyit yang bersifat anti-inflamasi dan antioksidan inilah yang efektif untuk obati batuk, pilek, sakit kepala, sakit tenggorokan, hingga hidung tersumbat. 

Cara membuat ramuannya cukup mudah. Kamu bisa parut halus 2 atau 3 jari kunyit. Kemudian tambahkan setengah gelas air hangat pada kunyit yang sudah kamu haluskan. Aduk secara merata, kemudian peras airnya.

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa selain bisa menjadi obat batuk untuk ibu menyusui, kunyit juga baik bagi kesehatan tubuh. Jadi mengkonsumsinya setiap hari akan memiliki dampak positif. Termasuk menambah nafsu makan.

Biar lebih optimal, kamu bisa tambahkan bumbu dapur satu ini ke dalam setiap masakan setiap hari.

3. Probiotik yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Berpotensi Menangkal Serangan Bakteri dan Virus

Salah satu faktor seseorang mudah terserang penyakit adalah saat kondisi imun atau daya tahan tubuhnya sedang menurun.

Sementara, imun tubuh yang baik memberikan garis pertahanan pertama bagi siapapun, termasuk ibu yang menyusui dalam melawan virus atau bakteri penyebab batuk.

Dengan kata lain, tubuh akan lebih mudah terkena penyakit, apabila tidak cukup memiliki bakteri baik. 

Faktanya, 80% dari sistem imun tubuh manusia berada dalam sistem pencernaan, yang berarti untuk mempertahankan sistem imun dalam kondisi stabil dan fit, kamu membutuhkan tingkat probiotik yang cukup pula dalam sistem pencernaan.

Perlu kamu ketahui pula, peran bakteri baik dan mikroba hidup dalam saluran pencernaan tidak hanya sekedar menjaga kesehatan usus, melainkan mencegah serangan bakteri atau virus yang semakin menyebar. 

Salah satunya virus atau bakteri yang menyerang saat kamu terserang flu atau batuk.

Oleh karena itu, jika kamu ingin menguatkan daya tahan tubuh, pastikan untuk mendukungnya dengan mengkonsumsi probiotik yang cukup setiap hari. 

Yoghurt
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Sumber probiotik tersebut bisa kamu peroleh dari minuman yoghurt.

Dengan demikian, berbagai macam virus dan bakteri penyebab penyakit bisa lebih mudah diatasi oleh tubuh. Si kecil pun akan terhindar dari resiko tertular penyakit tersebut. Double win bukan obat batuk ibu menyusui alami ini ?

4. Bawang Putih dengan Senyawa Allicin yang Kaya Antioksidan

Bawang putih termasuk salah satu bumbu dapur yang kaya akan antioksidan. Sebab, bawang putih sebagai obat alami antibakteri, antivirus, dan antijamur yang kuat.

Bwang Putih dapat meredakan batuk
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Berdasarkan sifat tersebut, bawang putih cukup terkenal untuk obat batuk ibu menyusui. Oleh karena itu, bagi ibu menyusui yang sedang batuk, bisa manfaatkan bawang putih untuk mengobatinya.

Kandungan utama bawang putih yaitu allicin. Senyawa ini sangat kuat dan muncul tidak lama setelah bawang diiris.

Nah, untuk mengatasi sakit batuk yang kamu alami, ikuti resep berikut. Opsi pertama dengan mengonsumsinya langsung atau mentah.

Namun, jika kamu tidak sanggup, bisa gunakan opsi kedua yaitu dengan mencincang halus bawang putih 1-2 siung, lalu campurkan ke dalam segelas air. 

Minumlah air campuran bawang putih itu dan jika ingin lebih nikmat, tambahkan sepotong buah atau sedikit madu.

Sekedar info tambahan. Jika kamu memutuskan untuk mengkonsumsi bawang putih ini secara langsung, maka akan ada sedikit rasa panas, dan aroma yang sangat kuat saat kamu mengunyahnya. 

Jadi, silahkan sediakan minuman manis atau buah – buahan seperti yang sudah kamu ketahui.

5. Konsumsi Sari Cuka Apel untuk Tingkatkan Sistem Imun Tubuh

Selain probiotik, Apple Cider Vinegar (ACV) atau sari cuka apel juga termasuk salah satu makanan yang berpotensi meningkatkan daya tahan tubuh seseorang.

ACV, mengandung antibakteri yang mampu membunuh mikroba penyebab batuk dan sakit tenggorokan.

Cuka Sari Apel sebagai sumber vitamin C
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Tidak hanya itu, AVC juga membantu melegakan saluran pernafasan dan mengeluarkan lendir yang berlebih di tenggorokan. Kandungan lain dari sari cuka apel adalah inulik prebiotik.

Inulik prebiotik disebut sebagai obat alami dari ACV yang mirip dengan prebiotik. Manfaatnya mampu memperkuat sistem imun tubuh, meningkatkan jumlah sel darah putih, membantu menyeimbangkan tingkat pH tubuh, serta menurunkan resiko terserang penyakit yang bersumber dari bakteri pun menurun.

Cuka sari apel sendiri merupakan perasan air dari buah apel yang sudah melewati proses fermentasi.

Lalu, bagaimanakah cara membuat ramuan obat batuk dari sari cuka apel ? 

Nah, untuk mendapatkan khasiat dari sari cuka apel, kamu cukup mencampurkan dua sendok teh sari cuka apel ke dalam segelas air putih hangat.

Kemudian tambahkan perasan air jeruk lemon sedikit sebagai asupan vitamin C bagi tubuh dan sedikit madu biar sedikit enak. 

Konsumsi minuman ini tiga kali sehari biar hasilnya lebih optimal ya!

6. Teh Hijau Sebagai Sumber Antioksidan

Siapa yang mengaku tidak suka dengan teh hijau? Nah, jika kamu termasuk salah satu penggemar teh hijau, selamat bahwa kamu telah ikut membantu menyehatkan tubuh.

Teh Hijau
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Ya, teh hijau merupakan produk teh yang berasal dari Jepang dan pastinya menawarkan segudang manfaat kesehatan. Salah satunya, sebagai obat batuk ibu menyusui, mengatasi penyakit flu, dan juga radang tenggorokan.

Pernyataan ini ternyata dibuktikan oleh beberapa studi. Berdasarkan studi yang diterbitkan dalam The Journal of American Medical Association, teh hijau mampu membantu kesehatan tubuh dan mencegah timbulnya penyakit.

Perlu kamu ketahui, bahwa teh hijau memiliki enam jenis antioksidan pada seluruh bagiannya, mulai dari batang, kuncup, hingga daunnya. Campuran keseluruhan antioksidan tersebut yang menjadikan teh hijau khas dan menjadi salah satu minuman antivirus atau minuman penangkal virus.

Tidak hanya antioksidan, teh hijau mengandung beberapa senyawa unik yaitu klorofil, Epigallocatechin Gallate (EGCD), teofilin, flavonoid, dan L-theanine. Keseluruhan senyawa tersebut pastinya baik bagi kesehatan tubuh.

Nah, bagi kamu yang kebetulan sedang batuk saat sedang menyusui, teh hijau bisa jadi alternatif obat batuk ibu menyusui yang dapat secara rutin kamu minum. 

Tidak hanya membunuh bakteri penyebab batuk, teh hijau ini mampu menjaga kesehatan dan sistem kekebalan tubuh tetap terjaga.

7. Minyak Kelapa dengan Kandungan Antivirus yang Baik bagi Busui

Bahan alami lain yang bisa kamu manfaatkan untuk mengobati batuk adalah minyak kelapa. Minyak kelapa diyakini memiliki senyawa antivirus alami yang kuat dengan kandungan Medium Chain Triglycerides (MCT), MCT tersebut dapat dicerna lebih cepat daripada lemak jenuh yang lain.

Minyak Kelapa
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Khasiat minyak kelapa terbilang efektif untuk menghancurkan virus dan bakteri yang ada pada penyakit campak, flu, infeksi paru-paru, infeksi sinus, serta asma. Kehebatan dari minyak jenuh ini terlihat dari kemampuannya dalam menjaga kolesterol.

Pasalnya, dalam minyak kelapa ini terdapat komponen yang mampu menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan kolesterol HDL (kolesterol baik). Lalu, bagaimana cara mengkonsumsi minyak kelapa untuk atasi batuk?

Nah, kamu bisa langsung mengonsumsi 1-2 sendok makan minyak kelapa untuk memperoleh manfaatnya. 

Namun, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, kamu bisa meminum dua sendok makan minyak kelapa ketika gejala batuk atau pilek tersebut muncul, sehingga virus atau bakteri penyebabnya bisa langsung di atasi.

8. Madu Mampu Meredakan Batuk pada Ibu Menyusui

Berdasarkan sumber, ada sebuah penelitian yang menyatakan bahwa madu dapat mengencerkan lendir yang bersarang dalam tenggorokan ketika kita batuk.

Madu
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Tapi yang perlu kamu perhatikan adalah jangan gunakan madu ini jika usia bayi kamu masih di bawah 1 tahun. Karena khawatirnya sistem pencernaannya belum kuat ketika ia mengkonsumsi asi yang mengandung sari pati madu.

Madu bisa menjadi obat batuk ibu menyusui jika si kecil sudah berusia diatas 1 tahun. Kamu bisa mengkonsumsinya 1-2 sendok teh sesuai dengan kebutuhan untuk dapat meredakan batuk.

Cari tau juga :

16 Buah yang Mengandung Kalsium Paling Tinggi
Buah – Buahan yang Mengandung Protein Tinggi
13 Obat Muntah Anak Tradisional yang Aman dan Efektif

Pola Hidup Sehat untuk Hilangkan Batuk

Meski tergolong penyakit sepele, namun batuk sangat mengganggu, terutama untuk ibu menyusui yang memiliki tugas penting untuk memberikan asupan pada si kecil. 

Oleh karena itu, selain mengobati batuk dengan cara alami yang sudah kita bahas, seimbangkan juga dengan menerapkan pola hidup sehat yang dapat meringankan batuk.

Berikut ini beberapa treatment khusus yang bisa kamu coba untuk segera meredakan batuk. Ternyata berendam pakai air hangat juga ampuh loh.

Minum Lebih Banyak Cairan

Dalam kondisi apapun, sebenarnya setiap orang dianjurkan untuk mengonsumsi air secukupnya. Apalagi jika kamu mengalami batuk berdahak, maka perlu memperbanyak minum air putih, terutama air hangat untuk menyembuhkannya.

Berdasarkan studi dari Cardiff University dalam jurnal Rhinology, cairan hangat mampu melegakan dan mengencerkan lendir sehingga lebih mudah keluar saat batuk. Ketika dahak tidak lagi menyumbang saluran pernapasan, maka batuk tidak lagi mengganggu pernapasan.

Tidak cukup dengan mengonsumsi lebih banyak cairan. Barengi juga pola hidup sehat tersebut dengan menambah waktu istirahat biar daya tahan tubuh tetap optimal untuk mengatasi penyebab batuk.

Berendam Air Hangat

Selain mengonsumsi air hangat, kamu juga disarankan untuk berendam air hangat untuk membantu melonggarkan sekresi lendir yang dilakukan hidung hingga tenggorokan. Apabila produksi lendir berkurang, maka batuk pun juga semakin berkurang.

Jika kondisi tubuh tidak memungkinkan untuk berendam, kamu bisa menggunakan lap yang direndam air hangat untuk membersihkan tubuh. Kegiatan tersebut penting untuk menjaga kebersihan tubuh.

Berkumur Air Garam

Bagi kamu yang mengalami batuk berdahak, larutan garam dapat digunakan sebagai alternatif cara untuk meredakan batuk. Berkumurlah secara rutin 3-4 kali sehari ketika gejala sedang berlangsung.

Fungsi air garam ini untuk mengencerkan dahak yang menggumpal di bagian belakang tenggorokan. Selain itu, air garam tersebut juga mampu membersihkan bakteri dan zat alergen lain yang menempel dalam mulut.

Bagaimana cara mengatasi batuk dengan air garam? Cukup gunakan ½ sendok garam dalam air hangat dan gunakan untuk berkumur, jangan sampai tertelan.

Posisi Tidur dengan Kemiringan 30O

Saat kamu akan tidur, usahakan untuk sedikit mengangkat kepala kurang lebih sekitar 30o. Hal ini dapat mengurangi penumpukan lendir pada bagian belakang tenggorokan.

Caranya, kamu bisa menambahkan bantal pada bagian kepala, untuk membuatnya sedikit lebih tegap. Atau mungkin bisa juga dengan cara diganjal dengan handuk yang kamu gulung.

Hal ini juga dapat membantu kamu tidur lebih nyenyak, tanpa gangguan batuk. Dan, kamu akan memiliki waktu istirahat yang cukup.

Istirahat yang Cukup

Bisa terbilang wajar, jika ibu menyusui memiliki jam istirahat yang kurang. Jangankan siang hari, malam hari pun jika si kecil merengek lapar atau haus seorang ibu harus selalu bisa mengorbankan jam istirahatnya.

Lalu bagaimana caranya supaya bisa mendapatkan jam istirahat yang cukup ?

Salah satu yang bisa kamu lakukan adalah mengikuti jam tidur anak baik siang maupun malam hari. Ketika si bayi tertidur, usahakan jangan melakukan aktivitas lain.

Ikutlah tidur bersamanya. Karena saat ia tertidur itu adalah kesempatan kamu untuk beristirahat.

Penting bagi ibu menyusui yang sedang sakit batuk, untuk terlebih dahulu mengkonsultasikannya dengan dokter. Tujuannya, supaya obat tersebut tidak berpengaruh buruk bagi si kecil melalui ASI.

Mengingat apapun yang kamu konsumsi sebagai seorang ibu yang sedang menyusui, sari pati makanan atau minumannya akan masuk juga pada si kecil melalui ASI.

Oleh karena itu, sebelum kamu mencoba salah satu dari obat batuk ibu menyusui yang sudah kita bahas, akan lebih baik jika kamu memeriksakan diri dulu ke dokter terdekat. Supaya mendapatkan diagnosa yang tepat dan obat yang efektif.

Sekian info sehat kali ini.

Semoga bisa membawa manfaat.

Salam sehat bareng !