News / Obat Alami · 26/04/2021 0

Jarak Minum Obat Kimia dari Dokter dan Herbal yang Aman !

Jarak antara minum obat kimia dari dokter dan obat herbal akan bergantung pada jenis obat yang kamu konsumsi.

Adanya alasan untuk ingin cepat sembuh dari penyakit,

yang akhirnya mendorong kamu untuk mengkombinasikan kedua jenis obat ini.

Betul begitu ?

jarak minum obat kimia dari dokter dan obat herbal
sumber pexels.com

Tapi.

Jangan sampai keinginan kuat untuk sembuh malah menjadi boomerang.

Dan malah memperparah penyakit yang kamu derita.

Karena mengkonsumsi obat kimia dan obat herbal secara bersamaan,

bisa saja menimbulkan efek samping yang tidak kamu inginkan.

Oleh karena itu,

Yuk cari tahu terlebih dahulu. 

Berapa Lama Jarak Antara Minum Obat Kimia dari Dokter dan Obat Herbal ?

Tenang, kamu tidak sendirian.

Pertanyaan yang sama juga banyak diajukan oleh penderita lain yang mengkonsumsi obat kimia dan obat herbal.

Jarak yang Dianjurkan Antara Minum Obat Kimia dan Herbal Adalah 30 Menit

Dikutip dari alodokter.com.

Ibu Nurhaida adalah salah satu penderita asam lambung yang sudah kronis.

Sama hal yang dengan kamu,

Mungkin karena keinginannya yang kuat untuk sembuh dari penyakitnya.

Ibu ini memberi tahu bahwa dia meminum obat dokter dan juga minum obat herbal yaitu daun binahong.

Lalu ia bertanya, berapa menit jarak minum obat kimia dari dokter dan obat herbal ?

Pertanyaan ini direspon oleh dr. Fatmawati.

Dokter cantik ini menuturkan, bahwa ternyata daun binahong itu banyak manfaatnya untuk kesehatan. 

Termasuk menurunkan kadar gula darah karena adanya kandungan antioksidan dan alkaloid di dalamnya.

Tapi walaupun demikian, beliau menuturkan harus adanya penelitian yang lebih lanjut terkait dengan penggunaan dan dosisnya.

Hal ini dimaksudkan agar obat herbal tersebut tidak memiliki efek samping.

Dan interaksi antara obat kimia dan tanaman herbal ini belum banyak diketahui.

Dalam jawabannya beliau menegaskan.

Bahwa setiap jenis obat akan memiliki interaksi dan cara kerja yang berbeda.

dr. Fatmawati pun menyayangkan, bahwa ibu tersebut tidak menyebutkan jenis obat apa yang ia konsumsi.

Namun secara umum, obat apapun yang dikonsumsinya harus tetap berdasarkan anjuran dan resep dari dokter.

Dan termasuk jarak antara minum obat kimia dari dokter dan herbal.

Dengan singkat beliau menganjurkan untuk memberi jarak kurang lebih 30 menit.

Hal ini untuk mengurangi efek obat yang kamu konsumsi secara bersamaan.

Dari hasil temuan tersebut, kamu mungkin bisa sedikit menyimpulkan.

Bahwa, jarak antara minum obat kimia dari dokter dan minum obat herbal paling tidak dibutuhkan waktu 30 menit.

Dan itu pun tetap akan lebih baik jika kamu berkonsultasi dengan dokter sebelumnya.

Jarak yang Dianjurkan untuk Kombinasi Obat Dokter dan Herbal Adalah 2 Jam

Sementara itu,

pendapat lain mengatakan bahwa cara yang aman untuk bisa mengkonsumsi kedua jenis obat itu adalah dengan memberinya jarak paling tidak 2 jam.

Berdasarkan sumber,

Menurut Dr Dalimartha, ada baiknya minum obat dokter terlebih dahulu.

Setelah 2 jam, baru kemudian mengkonsumsi obat herbal.

Hal ini dimaksudkan, agar obat kimia yang dikonsumsi terlebih dahulu sudah dicerna dengan sempurna.

Dan interaksi dari jenis obat bisa kamu hindari untuk meminimalisir efek sampingnya.

Selain itu, kualitas dari obat herbal pun efektifitasnya tetap bisa terjaga.

Walaupun demikian,

Langkah terbaik tetap saja harus berdasarkan anjuran dari dokter.

Atau spesialis herbal yang bersangkutan.

Oleh karena itu,

kamu tidak bisa sembarangan mengkombinasikan kedua jenis obat ini tanpa sepengetahuan ahlinya.

Karena khawatir akan memberikan efek samping yang malah memperburuk keadaan.

Interaksi Obat Kimia dan Herbal

Baik obat herbal atau kimia, keduanya sama- sama memiliki manfaat dalam rangka penyembuhan penyakit.

Hanya saja berlainan cara kerjanya.

interaksi obat kimia dan obat herbal
sumber pexels.com

Adanya interaksi dari kedua jenis obat tersebut karena keduanya memiliki senyawa aktif yang bisa mempengaruhi keadaan tubuh.

Dengan kata lain,

Jika keduanya kamu minum secara bersamaan, maka paling tidak akan ada 3 kondisi yang saling mempengaruhi.

Yaitu, efek atau khasiatnya bisa hilang, bisa menjadi berkurang atau malah bisa semakin kuat.

Baik kondisi tubuh atau jenis penyakit, akan mempengaruhi efek yang mungkin timbul.

Secara umum,

Obat herbal akan bekerja dengan memulihkan fungsi organ tubuh.

Sedangkan kebanyakan obat kimia bekerja dengan cara meredam rasa sakit.

Kecocokan Antara Obat Dokter dan Obat Herbal

Ada temuan menarik dari pembahasan kedua jenis obat ini.

Ternyata kombinasi dari obat kimia dan obat herbal ini, ada yang cocok dan ada juga yang tidak cocok.

Misalnya.

Jika kamu ingin mengobati alergi.

Maka pasangan yang cocok adalah minum obat antihistamin sebagai obat kimia.

Dan bawang putih sebagai obat herbal yang bisa kamu satukan dengan makanan.

Sedangkan contoh kombinasi yang tidak cocok yaitu obat pengencer darah seperti aspirin atau warfarin sebagai obat kimia.

Dan menghindari mengkonsumsi ginseng, jahe atau bawang putih sebagai obat herbal. Alasannya karena tanaman ini juga memiliki kemampuan untuk mengencerkan darah.

Cari tau juga:

Berbagai Manfaat Minum Jahe Sebelum Tidur

Sehingga jika kamu minum bersamaan khawatir akan terjadi pendarahan pada organ tubuh.

Jadi sampai sini jelas.

Bahwa jarak antara minum obat kimia dari dokter dan obat herbal, haruslah sesuai dengan anjuran dan resep dari dokter. 

Atau paling tidak, kamu berkonsultasi terlebih dahulu pada ahli atau spesialis obat herbal.