Obat Alami · 27/04/2021 0

Cara Membuat Ramuan Ketumbar untuk Menurunkan Kolesterol

Cara membuat ramuan ketumbar untuk kolesterol ini yang banyak dimanfaatkan adalah bijinya.

Populer sebagai bumbu masakan.

Ternyata biji ketumbar memiliki manfaat untuk kesehatan.

Salah satunya mampu untuk menurunkan kolesterol.

cara membuat ramuan ketumbar untuk kolesterol
Biji Ketumbar (sumber pixabay.com)

Mengacu pada sumber penelitian,

Manfaat ketumbar yang dapat menurunkan kolesterol tinggi adalah karena kandungan antioksidan yang dimilikinya.

Selain itu, ketumbar juga kaya akan berbagai vitamin dan mineral lainnya.

Hal ini diperkuat dengan adanya penelitian yang dilakukan terhadap kelinci dan tikus.

Dimana setelah keduanya diberikan ekstrak biji ketumbar, menunjukan adanya penurunan pada kolesterol lemak jahat yang cukup signifikan.

Jika studi tersebut memiliki dampak yang sama pada manusia.

Maka, mengkonsumsi ketumbar akan bisa mengontrol kolesterol dan tekanan darah.

Yang pada akhirnya akan mampu menurunkan resiko terkena penyakit jantung.

Tapi yang perlu kamu ingat adalah penggunaannya yang tidak bisa sembarangan.

Ada cara khusus untuk membuat ramuan ketumbar untuk mengobati kolesterol.

Selain itu, yang lebih penting lagi, harus sesuai dengan resep dan petunjuk dari dokter atau ahlinya.

Jadi sebelum menggunakan ramuan yang akan kita bahas ini.

Kamu sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

3 Cara Membuat Ramuan Ketumbar untuk Kolesterol

Sebetulnya cara membuat ramuan ketumbar untuk kolesterol terbilang mudah.

Mengingat, bahan yang kita gunakan adalah salah satu rempah dapur.

Mudah untuk ditemukan, dengan harga yang relatif murah.

Yuk simak cara – cara nya.

Cara Membuat Ramuan dari Air Rendaman Biji Ketumbar untuk Kolesterol Tinggi

Untuk cara yang pertama, kita akan memanfaatkan air hasil rendaman dari biji ketumbar

Bahan:

  • 1 sendok makan ketumbar
  • 2 gelas air minum

Cara Membuat:

  1. Sangrai ketumbar sampai bau wanginya tercium dan tunggu sampai dingin
  2. Bilas ketumbar dalam suhu air normal dan saring
  3. Kemudian didihkan 2 gelas air minum
  4. Setelah air mendidih matikan kompornya
  5. Kemudian masukan ketumbar yang sudah kamu bilas
  6. Aduk – aduk dan tunggu sampai air dalam keadaan hangat
  7. Saring airnya dalam gelas dan siap untuk kamu minum

Ramuan Penurun Kolesterol  dengan Teh Bubuk Biji Ketumbar

Untuk cara yang kedua ini kita akan memanfaatkan biji ketumbar yang sudah bubuk.

Jika kamu kesulitan menemukannya di toko sekitar rumah, kamu bisa memesannya dengan mudah di marketplace kesayangan ya.

Banyak seller menjualnya yang sudah menjadi teh.

Saat artikel ini ditulis harganya kisaran 15rb – 20rb / kemasan.

Untuk ramuan biji ketumbar yang dalam bentuk teh ini, tidak perlu kamu sangrai atau kamu panggang terlebih dahulu.

Karena biasanya sudah jadi dan tinggal seduh saja.

Supaya ekstraknya lebih baik lagi, ada baiknya kamu merebusnya di air mendidih.

Kemudian saring, dan tunggu sampai hangat sebelum kamu konsumsi.

Dan kamu bisa meminumnya 1-2 kali dalam sehari.

Cara Membuat Jus Daun Ketumbar dan Timun

Cara ketiga ini mungkin terdengar lebih ekstrim. Hehehe…

daun ketumbar
Daun Ketumbar (sumber pixabay.com)

Ya, mengingat biji atau daun ketumbar memiliki aroma yang sangat kuat.

Jadi bisa kamu bayangkan kalau itu dibuatkan jus. Hmmmm…

Tapi apapun itu demi kesehatan harus rela kamu coba.

Bahan:

  • 2 cup daun ketumbar
  • ½ potong timun jepang
  • 1 potong jeruk nipis
  • 1 gelas air es

Cara Membuat:

  1. Cuci daun ketumbar dan timun
  2. Masukan semua bahan dalam blender (daun ketumbar, timun dan air es)
  3. Peras jeruk nipis dan satukan airnya dengan bahan lain dalam blender
  4. Blender hingga halus
  5. Sajikan dan siap untuk kamu minum

Manfaat Ramuan Biji Ketumbar Selain Dapat Menurunkan Kolesterol

Manfaat ketumbar untuk kesehatan, ternyata tidak hanya bisa menurunkan kolesterol.

Tapi ada khasiat lain yang bisa kamu dapatkan.

Tentunya dengan penggunaan yang tepat, sesuai dengan anjuran dokter atau ahli.

Beberapa manfaat lainnya seperti:

  • Mampu menjaga kesehatan otak
  • Bisa mengobati infeksi
  • Dapat melindungi kulit
  • Banyak digunakan untuk menu diet
  • Bisa meningkatkan imun tubuh
  • Membantu menurunkan kadar gula darah
  • Dapat memperlancar pencernaan dan menjaga kesehatan usus

Kebanyakan manfaat tersebut bisa kamu dapat karena kandungan antioksidan pada ketumbar yang cukup tinggi.

Walaupun demikian,

kamu tetap harus tetap berhati – hati dalam penggunaanya.

Karena,

mengkonsumsi dengan cara yang tidak tepat atau berlebihan, bisa menimbulkan resiko dan dampak negatif bagi kesehatan.

Mengetahui Resiko dari Penggunaan Ketumbar

Sebagaimana kita ketahui.

Biji ketumbar adalah rempah yang dimanfaatkan untuk bumbu masakan.

Mengkonsumsinya tidak akan menimbulkan resiko, selama tidak berlebihan.

Akan tetapi,

Pada kondisi tubuh tertentu bisa juga menimbulkan berbagai efek samping.

Apalagi jika mengkonsumsinya dalam jumlah banyak.

Ekstrak biji ketumbar ini dapat menimbulkan efek seperti gangguan pencernaan, alergi, atau kulit yang menjadi semakin gelap.

Selain itu,

Saat ada interaksi langsung dengan kulit bisa menimbulkan iritasi atau bahkan peradangan.

Oleh karena itu, penggunaanya sebagai obat alternatif perlu perhatian lebih.

Terutama jika kamu adalah orang yang menderita hipertensi atau diabetes.

Mengingat biji ketumbar ini memiliki kandungan yang dapat menurunkan tekanan darah.

Maka dengan mengkonsumsinya berbarengan dengan obat dokter bisa membuat tekanan darah terlalu rendah.

Dan kondisi ini juga tidak baik untuk kesehatan.

Sama halnya dengan penderita diabetes.

Biji kecil bulat ini juga mampu menurunkan kadar gula dalam darah.

Sehingga mengkonsumsinya bersamaan dengan obat penurun gula darah akan membuat gula darah tidak stabil dan cenderung lebih rendah.

Oleh karena itu.

Penggunaan biji ketumbar, baik untuk pengobatan ataupun pencegahan haruslah sesuai dengan rekomendasi dan arahan dari dokter.

Apalagi jika kamu belum mengetahui cara membuat ramuan ketumbar untuk kolesterol.

Maka alangkah baiknya kamu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.