Makanan / Makanan Sehat · 05/03/2021 0

Buah – Buahan yang Mengandung Protein Tinggi

Kamu sedang kekurangan protein ? Atau sedang menjalani program diet ? Jika YA, Buah yang mengandung protein tinggi akan sangat bermanfaat jika kamu ada dalam 2 kondisi tersebut.

Tapi tidak hanya itu, memenuhi kebutuhan protein tubuh setiap harinya merupakan usaha yang penting untuk menjaga dan memelihara kesehatan tubuh. Karena pentingnya peran protein, untuk memenuhinya jelas tidak bisa kita abaikan begitu saja.

Banyak sekali sumber makanan yang bisa kamu pilih sebagai asupan protein. Selain sayur, telur, susu, daging dan kacang – kacangan, protein juga ternyata ada pada buah – buahan.

Dan berikut ini kita akan bahas buah apa saja yang mengandung protein paling tinggi. 

11 Buah yang Mengandung Protein Tinggi

buah - buahan yang mengandung protein tinggi
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Berikut ini adalah tabel yang menunjukan kandungan protein dari setiap buah yang esehat pilih. Dan berdasarkan dari berbagai sumber, buah – buahan inilah yang memiliki kandungan protein paling tinggi dibandingkan dengan buah lainnya yang tumbuh di muka bumi ini. hihihi…

Tabel dibawah menunjukan kandungan protein pada setiap 100 gr buah.

NoNama BuahKandungan Protein (gram)
1Buah Jambu Biji2,6
2Alpukat2
3Buah Nangka1,7
4Blackberry1,4
5Aprikot1,4
6Raspberry1,2
7Buah Kiwi1,1
8Pisang1,1
9Jeruk0,9
10Buah Persik0,9
11Blewah0,8
Tabel Kandungan Protein Tinggi dalam Buah

Cari tau juga :

Top 11 Buah yang Mengandung Asam Folat
16 Buah yang Mengandung Kalsium Paling Tinggi
11 Obat Herbal Penurun Panas yang Efektif

1. Buah Jambu Biji

buah jambu biji
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Siapa yang tidak pernah makan buah yang satu ini. Jambu biji ternyata merupakan buah yang mengandung protein paling tinggi diantara buah lainnya yang akan kita bahas.

Dengan mengkonsumsi jambu biji sebanyak 100 gr saja sehari, berarti kamu sudah mendapatkan asupan protein buat tubuh sebanyak 2,6 gr. Dan berdasarkan sumber, jumlah ini lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan harian protein orang dewasa.

Seperti yang sudah kamu tau, ketika masak atau matang, kulit buah ini akan berwarna hijau kekuningan dengan warna daging buah merah muda nan mempesona. hihihi…

Kamu bisa mengkonsumsi buah ini langsung tanpa diolah terlebih dahulu. Atau jika kamu lebih suka dengan minuman, buah ini sangat enak dibikin jus. Dan sudah bukan rahasia umum lagi tentang kenikmatan jus jambu biji.

Selain itu, tentunya jambu biji kaya akan vitamin C. Dalam setiap 100 gr, jambu biji mengandung vitamin C sebesar 228.3 mg.

2. Alpukat

alpukat
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Buah yang memiliki warna kulit hijau pekat ini juga termasuk ke dalam buah yang mengandung protein tinggi. Bayangkan saja, untuk setiap 100 gr alpukat, 2 gr nya adalah kandungan protein yang kita butuhkan.

Walaupun tidak semua orang suka makan alpukat secara langsung. Tapi jus alpukat banyak sekali peminatnya.

Warna daging yang kekuningan saat matang dan memiliki aroma khas membuat alpukat bisa menjadi salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan protein tubuh.

Kandungan lainnya yang bermanfaat tubuh adalah kalsium. 100 gr alpukat dapat mengandung kalsium sebesar 18 mg atau kurang lebih 1%.

3. Buah Nangka

buah nangka
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Nama bekennya adalah jackfruit. Mungkin sebagian dari kamu ada yang belum mencoba atau bahkan baru mendengar buah yang satu ini.

Buah yang berasal dari pohon nangka ini memiliki ukuran yang bisa dibilang cukup besar untuk ukuran buah. Bayangkan saja, satu buah nangka ada yang sampai memiliki panjang 100 cm alias 1 meter. Dan buah ini tergolong ke dalam buah majemuk.

Buah nangka tergolong memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Dalam 100 gr daging buah nangka terkandung protein sebanyak 1,7 gr.

4. Blackberry

buah blackberry
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Sudah kenal dengan buah yang satu ini ? Sesuai namanya, buah ini saat matang warnanya hitam legam, rasanya manis dan banyak mengandung air. Dulu pohonnya banyak digunakan sebagai pagar hidup. Sayangnya, sekarang sangat jarang sekali kita temukan.

Blackberry termasuk kedalam buah yang mengandung protein cukup tinggi. Berdasarkan sumber, dalam 100 gr buahnya bisa mengandung protein sebanyak 1,4 gr.

Kandungan protein terbanyak dalam buah ini adalah vitamin C. Dari 100 gr nya terdapat vitamin C sebanyak 21 mg.

Buah yang kaya akan nutrisi ini juga dinilai dapat meningkatkan kemampuan otak dan menurunkan kolesterol.

5. Aprikot

aprikot
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Mungkin kamu sedikit asing mendengar buah yang satu ini. Aprikot memang jarang kita temukan di toko – toko buah. 

Buah yang memiliki rasa manis serta menyegarkan ini memang nikmat jika kamu konsumsi secara langsung. Walaupun banyak juga yang mengolahnya menjadi berbagai macam olahan seperti manisan, salad atau jus.

Dalam 100 gr buah aprikot mengandung protein sebanyak 1,4 gr. Nilai yang cukup tinggi jika kamu bandingkan dengan buah yang akan kita bahas selanjutnya, yang mungkin harganya lebih mahal.

Selain itu, aprikot juga kaya akan serat, kalium dan kalsium. Banyak yang percaya, buah ini dapat menjaga kadar gula dalam darah, memelihara kesehatan mata, menjaga kesehatan kulit dan segudang manfaat lainnya.

6. Raspberry

raspberry
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Buah yang berwarna merah merona ini memiliki 1,2 gr kandungan protein dari setiap 100 gr daging buahnya. Warnanya yang menggoda memang sama menggodanya seperti rasanya yang manis.

Selain protein, raspberry juga kaya akan serat dan antioksidan. Oleh karena itu, buah ini banyak sekali membawa manfaat untuk kesehatan. Antara lain dapat mencegah berbagai kanker, melancarkan sistem pencernaan, bagus untuk memelihara kulit dan menjaga kesehatan mata.

7. Buah Kiwi

buah kiwi
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Jika ada yang pernah makan buah ini, pasti langsung ngilu bacanya. hihihi…

Kiwi memang memiliki rasa yang asam. Eitsss, tapi jangan salah, manfaatnya tidak seasam rasanya loh. Faktanya, buah kiwi masuk ke dalam buah yang mengandung protein yang dibutuhkan oleh tubuh.

Buah ini mengandung 1,1 gr protein dari 100 gr dagingnya. Selain itu, kiwi juga kaya akan serat dan rendah lemak.

Harganya memang terbilang mahal, tapi ini sebanding dengan manfaat yang dapat diberikan. Buah kiwi dinilai mampu meningkatkan imun tubuh, memperlancar pencernaan, meredakan asma, memelihara fungsi jantung serta banyak manfaat lainnya.

8. Pisang

pisang
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Ya inilah buah yang familiar dengan kita semua. Buah sejuta umat ini tidak bisa kamu pandang sebelah mata. Harganya yang murah dan stok yang melimpah tidak mengurangi nilai dari manfaat pisang untuk kesehatan. 

Pisang termasuk ke dalam buah yang mengandung protein cukup tinggi. Pisang mengandung protein sebesar 1,1 gr dalam 100 gr nya. Hampir sama dengan kiwi, yang membedakannya adalah harga dan kemudahan mendapatkannya.

Pisang juga kaya akan folat, sehingga bagus dikonsumsi pada masa kehamilan. Lebih jauh lagi, buah pisang dapat menurunkan berat badan. Oleh karenanya banyak orang yang menjadikan buah ini sebagai menu diet.

9. Jeruk

buah jeruk berprotein tinggi
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Yay… buah yang satu ini juga tidak asing lagi. Dan mungkin saja kamu mengkonsumsinya setiap hari sebagai menu penutup makan.

Tapi tahukah kamu ? Dalam 100 gr jeruk bisa mengandung protein sebanyak 0.9 gr. Tentunya selain rasa dan aromanya yang khas, harga buah jeruk juga sangat terjangkau.

Buah jeruk juga sangat populer untuk melancarkan pencernaan dan sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas.

10. Buah Persik

buah persik
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Satu lagi buah yang mungkin terdengar asing dan sangat jarang kita temukan yaitu buah persik. Buah yang katanya juga dapat membawa banyak manfaat ini mengandung 0,9 gr protein per 100 gr buahnya. Dan buah persik tergolong buah yang mengandung protein cukup tinggi.

Buah yang dapat mencegah tulang keropos ini memiliki bau yang harum dan khas. Harganya yang cukup mahal dan mendapatkannya cukup sulit mungkin akan membuat kamu untuk tidak memilih buah ini sebagai sumber protein tinggi.

Tapi berdasarkan sumber, buah persik mampu untuk menghambat kanker, mencegah penuaan dini, meningkatkan imun tubuh dan berbagai manfaat lainnya.

11. Blewah

blewah
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Buah yang jarang dimakan langsung ini memiliki kandungan protein sebesar 0,8 gr dari setiap 100 gr daging buahnya. Ya, blewah yang masih satu keluarga dengan melon ini kebanyakan dijadikan sebagai pelengkap pada sop buah, es buah, salad buah atau berbagai olahan dessert lainnya.

Tapi manfaatnya untuk kesehatan sangatlah banyak. Blewah sangat rendah kalori dan baik sebagai sumber makanan saat diet. 

Selain itu, buah yang banyak mengandung air ini melancarkan sistem pencernaan, menghambat kanker dan mampu memelihara kesehatan kulit.

Sumber Makanan Lain yang Mengandung Protein Tinggi

Kamu tidak suka makan buah ? Atau mungkin kamu rasa baiaya yang kamu keluarkan akan terlalu besar. Tidak perlu khawatir, karena selain buah yang mengandung protein, kamu juga bisa memilih makan lain sebagai sumber protein bagi tubuh.

Beberapa makanan lain selain buah yang mengandung protein tinggi adalah sebagai berikut :

  • Telur
  • Susu
  • Dada ayam
  • Keju
  • Yogurt
  • Sayur Brokoli
  • Ikan
  • Kacang – kacangan

Cobalah pilih salah satunya yang kamu suka untuk memenuhi kebutuhan protein dalam tubuh.

Cari tau juga :

16 Olahraga untuk Meninggikan Badan Paling Efektif
Waktu Olahraga yang Baik Menurut Penelitian

Ingat ! mencegah akan selalu lebih baik dari pada mengobati. 

Jangan sampai kebutuhan pokok ini terabaikan dan menjadi masalah kesehatan di kemudian hari.

Berapa Banyak Protein yang Dibutuhkan Oleh Tubuh ?

Banyaknya asupan protein yang dibutuhkan tubuh ini tergantung dari berbagai macam faktor. Seperti usia, aktifitas keseharian, massa otot dan juga berat badan seseorang.

Itu artinya, kebutuhan protein setiap orang bisa berbeda – beda walaupun berada pada rentang usia yang sama. Dan dari banyak faktor yang dapat mempengaruhi kebutuhan protein tubuh, berat badan merupakan faktor utama dan paling berperan dalam menentukan kebutuhan protein seseorang.

Oleh karena itu, rekomendasi kebutuhan protein cenderung ditentukan oleh berat badan.

Kebutuhan harian yang direkomendasikan adalah 0,4 gr protein untuk setiap pon berat badan. Dengan kata lain, protein yang dibutuhkan oleh tubuh adalah sekitar 0,8 gram per kg berat badan. Dan rekomendasi ini berlaku untuk orang dewasa ya.

Jadi, jika kamu memiliki berat badan 55 kg, maka protein yang kamu butuhkan setiap hari adalah sebanyak 44 gr. Tentunya kamu bisa memenuhi kebutuhan protein ini dari berbagai macam sumber makanan yang bisa kamu pilih sesuai dengan kesukaan.

Sebelumnya juga kita bahas bahwa kebutuhan protein ini dapat dipengaruhi juga oleh aktivitas keseharian. Jika orang dewasa biasa membutuhkan 0,8 gr protein untuk setiap kg berat badannya, maka lain halnya dengan atlet. 

Rata – rata atlet membutuhkan asupan protein lebih banyak, karena mungkin banyak latihan fisik yang mereka lakukan kali ya. Atlet setidaknya membutuhkan 1,2 s/d 1,4 gr protein untuk setiap kg berat badannya. Mungkin karena alasan ini juga banyak atlet yang gemar makan telur ya, hihihi…

Tentunya kebutuhan protein tersebut adalah sebuah studi yang banyak menuai pro dan kontra. Penelitian lain ada yang menyatakan bahwa atlet membutuhkan setidaknya 2 gr per kg berat badan.

Tapi dari studi – studi tersebut kita bisa mengambil benang merahnya. Dengan kondisi misalnya, jika usia kamu lebih tua dan atau aktivitas keseharianmu lebih banyak maka dapat kamu pastikan, bahwa tubuhmu membutuhkan protein yang lebih banyak dibandingkan dengan orang disekitarmu.

Pentingnya Mengkonsumsi Buah Berprotein Tinggi

Seberapa pentingkah peran protein untuk tubuh ? Walaupun tidak tahu dengan pasti, tapi Saya yakin 90% dari kamu akan menjawab PENTING !

Jadi supaya lebih meyakinkan bahwa protein itu memang mengambil peran penting dalam tubuh, yuk simak pembahasannya.

Mengutip dari sumber, ternyata protein sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu proteos. Yang secara harfiah mengandung arti tempat pertama atau utama.

Ya, jika dilihat dari namanya saja bisa kita simpulkan bahwa protein memiliki peran atau fungsi yang utama dalam tubuh kita. Lalu apa fungsi utamanya ?

Protein sendiri terdiri dari banyak asam amino yang tergabung menjadi sebuah rantai yang panjang dalam tubuh. Setidaknya ada 20 asam amino yang membentuk ribuan protein dalam tubuh kita.

Paling tidak, protein memiliki 9 peran atau fungsi utama dalam tubuh dan sebagian besarnya ada dalam sel.

  1. Menjaga dan membentuk struktur organ atau jaringan tubuh
  2. Untuk pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh
  3. Membantu reaksi biokimia
  4. Pembawa pesan atau messenger yang mengkomunikasikan sel, jaringan dan organ tubuh
  5. Menjaga dan memelihara pH
  6. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  7. Mengangkut dan menyimpan nutrisi
  8. Menyeimbangkan cairan dalam tubuh
  9. Sebagai pemasok energi

9 peran dan fungsi protein tersebut akan berlangsung dengan baik jika kebutuhan protein dalam tubuh dapat terpenuhi. Tapi jika tidak, maka akan timbul gejala sebagai akibat dari terganggunya tugas atau fungsi protein.

Mengkonsumsi buah yang mengandung protein tinggi adalah salah satu usaha yang dapat menyelamatkan kita dari berbagai resiko atau gejala kekurangan protein.

Tidak hanya itu, manfaat lainnya juga bisa kita dapatkan, mengingat buah adalah sumber makanan yang kaya akan berbagai vitamin.

Beberapa Gejala dan Resiko Kekurangan Protein

Adanya kekurangan protein dalam tubuh bisa berpengaruh di hampir semua bagian fungsi tubuh. Oleh karena itu, kekurangan protein dapat mengakibatkan banyak gejala yang muncul.

Kekurangan protein bisa terjadi ketika makanan atau minuman yang kamu konsumsi tidak dapat memenuhi kebutuhan protein yang diperlukan oleh tubuh. Sehingga terjadi deviasi antara supply dan demand.

Berikut ini beberapa gejala atau resiko yang mungkin timbul sebagai akibat dari kekurangan protein. 

Walaupun tidak semua gejala disebutkan, tapi paling tidak bisa memberikanmu gambaran terkait dengan tubuh yang kekurangan protein. 

1. Terjadi Masalah pada Rambut, Kulit atau Kuku

Rambut, kulit dan kuku merupakan bagian tubuh yang sebagian besarnya terbentuk dari protein.

Kurangnya asupan protein akan membawa dampak buruk pada ke 3 bagian tubuh ini.

Beberapa gejala yang mungkin timbul, rambut menjadi rontok, pudar dan cenderung menipis. Kuku yang rapuh atau mudah sekali patah. Serta kulit yang terkelupas atau adanya bercak kemerahan.

Gejala ini merupakan gejala umum yang bisa terjadi pada orang yang memang mengalami kekurangan protein yang sangat banyak. Atau bisa dikatakan parah.

2. Edema atau Pembengkakan

Kekurangan protein yang banyak bisa menimbulkan tekanan onkotik yang lebih rendah. Hal ini bisa menyebabkan cairan menumpuk pada jaringan dan mengakibatkan pembengkakan.

Dengan alasan yang sama, kekurangan protein juga dapat menyebabkan cairan menumpuk dalam rongga perut, akibatnya perut menjadi buncit.

Edema, dapat terjadi di hampir semua bagian tubuh tak terkecuali perut. Gejala ini dapat terjadi karena defisiensi protein yang sangat parah.

3. Terjadi Pengecilan Otot

Otot merupakan bagian tubuh yang memiliki sumber protein paling besar dalam tubuh.

Ketika seseorang mengalami kekurangan asupan protein, maka untuk memenuhinya tubuh akan mengambil protein dari otot untuk melindungi dan menjaga jaringan serta fungsi tubuh yang lebih penting.

Oleh sebab itu, kekurangan protein dapat mengikis otot seiring dengan waktu. Terutama, gejala ini akan sangat terlihat pada orang yang sudah lanjut usia.

Oleh karena itu, untuk menghindari gejala ini kamu bisa mengkonsumsi buah yang mengandung protein tinggi yang baik bagi tubuh.

4. Penumpukan Lemak di Sel Hati

Gejala pada kasus ini belum cukup jelas. Tapi berdasarkan sumber, ada sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa kekurangan protein dapat berpengaruh terhadap gangguan sintesis protein pengangkut lemak yang lebih dikenal dengan istilah lipoprotein.

Jika kinerja pengangkut lemak dalam tubuh terganggu, maka ini akan memungkinkan penumpukan lemak pada sel hati. Hal ini akan menyebabkan peradangan bahkan kemungkinan terburuknya adalah gagalnya fungsi hati.

5. Meningkatkan Resiko Patah Tulang

Penyusutan otot bukanlah satu – satunya gejala yang timbul akibat kekurangan protein. Ternyata kurangnya asupan protein dapat menimbulkan juga resiko terhadap tulang.

Jika kamu tidak cukup mengkonsumsi makanan yang mengandung protein maka tulang akan mudah rapuh dan bahkan patah.

Berdasarkan sumber, ada sebuah studi yang menyimpulkan bahwa orang yang mengkonsumsi banyak protein memiliki resiko patah tulang pinggul yang semakin rendah. Itu artinya adanya peran protein yang mampu menjaga kesehatan dan kekuatan tulang.

Penelitian lainnya menyebutkan, bahwa orang yang mengkonsumsi protein 20 gr setiap harinya selama kurun waktu 6 bulan dapat memperlambat tulang keropos hingga 2,3%.

Dari kedua studi ini kita bisa menyimpulkan, pentingnya memenuhi kebutuhan protein dalam tubuh untuk menjaga dan membuat tulang tetap sehat dan kuat.

6. Menurunnya Fungsi Kekebalan Tubuh

Kekurangan asupan protein juga berpotensi mengurangi sistem atau fungsi kekebalan tubuh.

Berdasarkan sumber, ada sebuah penelitian terhadap seorang wanita yang melakukan diet rendah protein selama kurang lebih 2 bulan 1 minggu. Hasilnya ternyata diet tersebut secara signifikan mengurangi respon sistem kekebalan tubuh wanita tersebut.

7. Menghambat Tumbuh Kembang Anak

Protein tidak hanya penting untuk menjaga kekuatan otot dan tulang saja. Lebih dari itu, menjaga asupan protein juga berperan penting dalam pertumbuhan tubuh.

Adanya penelitian yang menunjukkan hubungan kuat antara kekurangan protein dengan gangguan pertumbuhan pada anak.

Oleh sebab itu, menjaga asupan protein pada anak harus mendapat perhatian yang lebih, guna menjaga tumbuh kembang anak supaya tetap stabil.

Menjaga asupan protein akan sangat penting untuk mencegah berbagai gejala tersebut muncul. 

Salah satu pilihan yang bisa kamu ambil adalah dengan memakan buah yang mengandung protein tinggi. Atau asupan lainnya yang bisa kamu jadikan sebagai sumber protein bagi tubuh.

Cari tau juga :

13 Obat Muntah Anak Tradisional yang Aman dan Efektif
Manfaat Daun Sirih untuk Mata, Mata Minus Bisa Sembuh !
6 Ciri – Ciri Mata Silinder yang Wajib Kamu Ketahui

Sekian dulu artikel kali ini tentang buah – buahan yang memiliki protein untuk kesehatan tubuh. Sampai jumpa di info sehat berikutnya.

Semoga bermanfaat,

Salam sehat bareng !