Waspada, Inilah Buah – buahan yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Secara umum, mengkonsumsi buah sangat baik bagi setiap orang, termasuk ibu hamil. Namun, tahukah kamu ada buah yang dilarang untuk ibu hamil ?

Seperti yang kita ketahui, mengkonsumsi buah saat hamil memberikan banyak manfaat bagi ibu sekaligus janin dalam kandungan. Pasalnya, selain menyegarkan, kandungan buah ini kaya akan vitamin dan nutrisi.

buah yang dilarang untuk ibu hamil
Ilustrasi foto dari pexels.com

Faktanya, tidak semua buah baik bagi ibu hamil karena ada buah yang dilarang untuk ibu hamil. Beberapa penelitian pun menunjukkan bahwa buah tertentu dengan kandungan gula alami tinggi, justru harus dibatasi bahkan dihindari oleh ibu hamil.

Terlebih, buah yang sulit dicerna bisa memicu kontraksi rahim dan berbahaya bagi ibu sekaligus janinnya. Lalu, buah apa sajakah yang perlu ibu hindari?

16 Buah yang Dilarang untuk Ibu Hamil

  • Anggur, Memicu Resiko Gangguan Pencernaan

Sayangnya, masih sedikit ibu hamil yang mengetahui informasi bahwa mengkonsumsi anggur bisa berbahaya bagi ibu hamil. Ya, buah anggur termasuk salah satu buah yang dilarang untuk ibu hamil.

Buah Anggur
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Mengapa? Hal ini karena kandungan pestisida yang disemprotkan petani pada tanaman anggur.

Tidak hanya itu, saat mengonsumsi buah anggur, maka kulit yang ikut tertelan akan sulit dicerna. Akibatnya, ibu hamil yang mengkonsumsi buah ini beresiko menderita sembelit atau konstipasi.

Buah anggur kaya akan karbohidrat yang nantinya bisa diubah menjadi glukosa dalam darah. Semakin banyak buah anggur yang dikonsumsi, maka level gula darah ibu hamil juga semakin meningkat.

Resiko terburuknya sudah pasti ibu hamil akan mengalami diabetes. Inilah alasan mengapa buah anggur dilarang dikonsumsi oleh ibu hamil secara berlebihan.

Cari tau juga :

Top 11 Buah yang Mengandung Asam Folat
Buah – Buahan yang Mengandung Protein Tinggi

  • Nanas, Memicu Kontraksi Rahim secara Berlebihan

Sudah pasti, kamu pernah mendengar rumor bahwa mengkonsumsi nanas bisa menggugurkan kehamilan, bukan? Ternyata, rumor itu tidak sekedar rumor, melainkan sudah terbukti kebenarannya.

Hal itu bisa terjadi karena nanas muda yang dikonsumsi oleh ibu hamil berisiko memicu kontraksi rahim secara berlebihan. Itulah mengapa nanas termasuk buah yang dilarang untuk ibu hamil.

Sebenarnya, buah nanas ini kaya akan protein, mineral, dan vitamin yang diperlukan oleh tubuh. Akan tetapi, dalam kondisi hamil, terutama hamil muda, sangat dianjurkan untuk menghindari buah nanas.

Alasan utamanya adalah kandungan enzim bromelain yang menyebabkan serviks melemah. Enzim tersebut mengakibatkan kontraksi dini hingga keguguran.

Tidak hanya itu, buah nanas juga memiliki kadar gula yang tinggi dan berbahaya bagi ibu hamil dengan riwayat diabetes gestasional. Kondisi tersebut bisa jadi pemicu lain terjadinya kontraksi rahim.

  • Durian, Boleh Asal Tidak Kebanyakan

Tidak sedikit ibu hamil yang ngidam durian saat sedang hamil. Namun, tahukah kamu dampak dari konsumsi buah durian ketika hamil?

Ya, durian termasuk buah yang dilarang untuk ibu hamil. Bukannya tanpa sebab, buah dengan kulit luar berduri memiliki kandungan asam arakidonat dan alkohol yang berbahaya bagi kandungan.

Salah satu dampak dari asam arachidonat itu adalah resiko kelahiran prematur karena kontraksi rahim. Namun, jika sekedar mencicipi boleh-boleh saja, terutama bagi ibu hamil yang sedang ngidam.

  • Pepaya Muda Penuh Getah

Ibu hamil patut menjaga asupan nutrisi untuk menjaga kesehatan tubuh dan janinnya sendiri. Nah, buah pepaya juga termasuk salah satu buah yang dilarang untuk ibu hamil, terutama buah pepaya muda penuh getah.

Pepaya muda adalah salah satu buah yang dilarang untuk ibu hamil
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Perlu kamu tahu, buah pepaya ini mengandung getah yang memiliki efek serupa dengan hormon oksitosin dan prostaglandin apabila dikonsumsi. Alhasil, ibu hamil yang mengonsumsi buah tersebut beresiko mengalami kontraksi rahim.

Secara umum, baik hormon oksitosin maupun prostaglandin berperan penting untuk mendorong kontraksi rahim ketika melahirkan. Akan tetapi, apabila ibu hamil usia muda mengalami kontraksi itu, maka memicu kelahiran bayi prematur hingga keguguran.

  • Buah Nangka, Memicu Rasa Panas di Perut

Macam buah yang dilarang untuk ibu hamil lainnya yaitu nangka. Hal ini karena mengonsumsi nanas saat sedang hamil mengakibatkan rasa panas di perut.

Buah Nangka
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Apabila ibu hamil memaksakan keinginannya untuk mengkonsumsi nangka, maka akan menyebabkan perut ibu hamil tidak nyaman. Kendati buah nangka mengandung banyak manfaat sekalipun, usahakan untuk menundanya sampai janin lahir dulu ya.

  • Melon Merah, Ancam Kesehatan Janin

Sesungguhnya, buah melon kaya akan vitamin dan antioksidan yang baik bagi tubuh. Sayangnya, melon termasuk buah yang dilarang untuk ibu hamil, terutama jenis melon merah atau cantaloupe.

Mengapa? Alasannya karena kulit luar melon ini mungkin saja tercemar oleh bakteri, khususnya Salmonella yang beresiko menyebabkan ibu hamil terancam virus TORCH.

Cari tau juga :

Obat Batuk untuk Ibu Menyusui yang Aman Dikonsumsi
7 Obat Flu Ibu Menyusui yang Aman Dikonsumsi

Perlu kamu tahu, virus TORCH ini memicu kelahiran bayi prematur dan cacat pada janin. Oleh karena itu, pastikan kamu lebih cermat dalam mengonsumsi buah-buahan selama masa kehamilan ya.

  • Mangga, Beresiko Meningkatkan Diabetes

Hampir setiap orang menyukai buah mangga, termasuk ibu hamil. Namun, alangkah baiknya jika ibu hamil berusaha menghindari buah tersebut, terutama selama trimester terakhir.

Apakah alasannya? Hal ini karena mangga yang sudah matang mengandung gula yang tinggi. Apabila dikonsumsi secara berlebihan, maka beresiko meningkatkan resiko diabetes dan memicu masalah kesehatan lainnya, seperti berat badan janin yang besar dan sulit lahir secara normal.

  • Semangka, Beresiko Menyebabkan Diabetes Gestasional

Manfaat utama semangka mampu menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan ginjal, meningkatkan kesehatan mata, mencegah asma dan kanker. Lebih dari itu, semangka memiliki manfaat  yang dapat mencegah dehidrasi, merawat rambut dan kulit, mendetoks racun, mengatasi asam lambung, serta semangka memiliki sifat diuretik.

Nah, sifat diuretik itulah yang berbahaya bag ibu hamil. Pasalnya, ibu hamil yang mengkonsumsi buah semangka beresiko membuang nutrisi yang dimiliki dari tubuh.

Padahal, nutrisi tersebut sangat diperlukan bagi ibu hamil sekaligus janin yang dikandungnya. Itulah alasan utama mengapa semangka menjadi buah yang dilarang untuk ibu hamil.

Tidak hanya itu, buah semangka jua beresiko meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh meningkat. Jika demikian, maka ibu hamil akan terserang diabetes gestasional.

  • Kelapa, Mengganggu Cairan Ketuban

Pada dasarnya, buah kelapa memberikan banyak manfaat bagi ibu hamil. Mulai dari memperkuat sistem imun, mencegah infeksi saluran kencing, mengatasi konstipasi, hingga melancarkan sirkulasi darah.

Tidak hanya itu, mengonsumsi air kelapa juga membantu mengurangi kelelahan.

Perlu diwaspadai, rupanya buah kelapa memiliki efek buruk juga, terutama bagi ibu hamil. Pasalnya, banyak ditemukan kasus dimana ibu buah kelapa menyebabkan alergi bagi ibu hamil, meningkatkan reaksi alergi, memicu diare, meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh, serta menurunkan kualitas air ketuban.

Nah, kualitas air ketuban ini tentunya sangat diperlukan bagi janin. Apabila keseimbangan cairan elektrolit terganggu, maka air ketuban menjadi tidak sehat.

Alhasil, kondisi tersebut sangat membahayakan janin. Apalagi, jika kamu melakukan persalinan secara caesar.

  • Asam Jawa, Beresiko Menimbulkan Keguguran hingga Kerusakan Sel pada Janin

Sah-sah saja bagi ibu hamil jika mengidamkan buah dengan rasa yang manis, seperti asam jawa. Pasalnya, buah ini tergolong aman dikonsumsi ibu hamil secara teratur.

Hindari makan buah asam jawa saat masa kehamilan
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Namun, jika buah ini dikonsumsi secara berlebihan, akan menjadi buah yang dilarang untuk ibu hamil. Sebab, kandungan vitamin C yang tinggi bisa menyebabkan produksi hormon progesteron pada ibu hamil tertahan.

Apabila kadar progesteron dalam tubuh rendah, maka akan beresiko menyebabkan keguguran hingga kerusakan sel pada janin. Inilah alasan mengapa buh ini masuk dalam daftar buah yang dilarang untuk ibu hamil.

  • Tomat dalam Kemasan Kaleng

Buah tomat memang sehat bagi tubuh. Meski kerap disangka sayuran, namun jangan pernah sekali-kali berpikiran untuk mengonsumsi tomat dalam kemasan kaleng.

Tomat
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Apalagi bagi ibu hamil, patut menghindari jenis makanan ini. Sebab, bisa saja tomat dalam kemasan tersebut sudah ditambah bahan pengawet yang tinggi.

Nah, pengawet itulah yang dikhawatirkan membahayakan bayi dalam rahim.

  • Pare, Menyebabkan Kontraksi Rahim

Tidak hanya tomat, rupanya pare juga termasuk buah yang kerap disangka sayuran. Bagi ibu hamil, pare termasuk buah yang perlu dihindari.

Hal ini karena pare menyebabkan kontraksi rahim dan kerap digunakan sebagai pemicu aborsi. Kendati demikian, belum ditemukan studi yang menyatakan bahwa pare bisa menyebabkan keguguran.

Maka, banyak yang mengatakan bahwa sah-sah saja ibu hamil mengkonsumsi pare asalkan dalam jumlah wajar. Perlu diketahui pula bahwa pare bisa mempengaruhi kadar gula dalam darah juga lho!

  • Pisang, Tidak Dianjurkan Dikonsumsi bagi Ibu Hamil dengan Riwayat Diabetes

Tanpa disadari, buah pisang menjadi salah satu buah favorit ibu hamil. Padahal, ada yang mengungkapkan bahwa buah pisang termasuk buah yang dilarang untuk ibu hamil.

Ya, meskipun pisang mampu mengatasi sembelit bagi ibu hamil, namun buah ini tidak diperbolehkan dikonsumsi oleh ibu hamil dengan kondisi tertentu, seperti menderita diabetes.

Mengapa? Alasannya adalah  buah pisang mengandung chitinase.

Chitinase merupakan zat semacam lateks yang sangat berbahaya bagi penderita diabetes yang sedang hamil. Apalagi jika pisang tersebut mengandung zat gula yang cukup tinggi.

Bukan hanya itu, rupanya alasan lain pisang menjadi buah yang dilarang untuk ibu hamil karena kandungan proteinnya yang tinggi. Ya, apabila ibu hamil mengkonsumsi pisang berlebih, akan berbahaya bagi janinnya sendiri.

Fakta tersebut didukung oleh penelitian yang berjudul ‘Jurnal Ecology of Food and Nutrition tahun 2010’, yang menyatakan bahwa makanan dengan kandungan protein tinggi perlu dihindari oleh ibu hamil karena beresiko menyebabkan pertumbuhan bayi yang berlebih dan menyulitkan proses persalinan nantinya.

  • Kurma, Beresiko Menyebabkan Berat Badan Naik

Pada intinya, selama masa kehamilan, sebaiknya kamu perlu hindari berbagai makanan dengan kandungan kadar gula yang tinggi. Nah, kurma adalah salah satunya.

Sebenarnya, kurma dianjurkan bagi ibu hamil karena mampu mengatasi sembelit, memberikan energi bagi ibu, menyehatkan tulang dan gigi janin, serta menurunkan resiko kelahiran bayi cacat.

Akan tetapi, kurma menjadi buah yang dilarang untuk ibu hamil karena dikonsumsi secara berlebihan. Akibatnya, tubuh akan mengalami kenaikan berat badan di atas rata-rata, kadar gula darah dalam tinggi, dan resiko diabetes gestasional.

  • Buah Beri yang Dibekukan

Pada umumnya apapun yang dibekukan atau diawetkan tidak baik untuk dikonsumsi termasuk oleh ibu hamil. Memilih buah segar tentu akan lebih baik.

Buah Beri Beku
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Baik rasa ataupun nutrisi dari buah beri akan hilang dengan proses pembukuan yang lama. Mengkonsumsi buah beri yang telah dibekukan dikhawatirkan akan membawa dampak negatif buat ibu hamil dan si bayi.

Jadi untuk lebih aman, ibu hamil sebisa mungkin menghindari buah yang telah melalui proses pembekuan.

  • Buah Persik Beresiko Menyebabkan Pendarahan

Buah berikutnya yang harus ibu hamil hindari adalah buah persik. Pasalnya, buah ini dapat memberikan efek panas dalam tubuh jika dikonsumsi secara berlebih.

Buah Persik tidak disarankan untuk ibu hamil
Ilustrasi foto dari pixabay.com

Hal ini dapat memperbesar resiko pendarahan dalam tubuh, bahkan sampai keguguran. 

Jika sangat terpaksa ingin memakannya karena keinginan, sebaiknya makan sedikit saja tanpa kulit. Karena berdasarkan sumber, kulit dari buah ini dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan.

  • Segala Jenis Buah Tanpa Dicuci Terlebih Dahulu

Ya, bagian ini hanya sekedar mengingatkan. Mungkin terlihat hal sepele, tapi di hal ini diabaikan akan membawa resiko buat kehamilan.

Mengkonsumsi buah apapun sebaiknya harus dicuci dulu dengan bersih. Karena buah yang ada dipasaran mungkin terkontaminasi oleh debu, kuman dan bakteri yang tidak terlihat.

Terlebih lagi, jika buah tersebut adalah buah segar yang baru dipetik dari pohonnya. Karena mungkin saja masih ada pestisida atau obat tanaman lain yang masih menempel.

Demi keselamatan ibu dan janinnya, cuci bersih buah sebelum dimakan untuk memastikan keamanannya.

Bolehkan Ibu Hamil Minum Jus Buah ?

Secara umum, wanita yang sedang hamil disarankan untuk menghindari jus buah. Dengan alasan sederhana, karena jus buah yang terbuat dari buah segar dan belum melalui proses pasteurisasi. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Pasteurisasi itu sendiri merupakan proses pemanasan pada makanan yang bertujuan untuk membunuh bakteri atau organisme lainnya yang dapat merugikan.

Buah Apa yang Bagus untuk Ibu Hamil ?

Selama masa kehamilan, kamu bisa mengkonsumsi buah dengan kandungan Vitamin C dan Asam Folat yang tinggi. Misalnya seperti buah alpukat, pir, jambu biji, serta jeruk. 

Yang perlu kamu perhatikan adalah jumlah yang dikonsumsi, makanlah dengan porsi yang wajar atau sedang dan jangan berlebihan.

Untuk lebih mengetahui asupan gizi yang bagus, alangkah baiknya kamu berkonsultasi dengan dokter kandungan atau ahli gizi.

Kesimpulan

Tidak hanya buah-buahan di atas, ibu hamil juga perlu menjaga asupan makanan lain selama masa kehamilan. Yang terpenting, kupas atau cuci kulit buah dan sayur sampai bersih sebelum dikonsumsi.

Tujuannya untuk memastikan tidak ada bakteri E.coli, Salmonella, atau Listeria yang tertinggal di kulit buah yang kamu konsumsi dan mengancam kesehatan janin.

Pada dasarnya, baik buah maupun sayur baik untuk ibu hamil. Terutama buah yang mengandung asam folat tinggi.

Adanya larang adalah karena mengkonsumsinya secara berlebihan. Terutama bagi ibu hamil yang mempunyai riwayat penyakit tertentu, seperti diabetes atau maag. 

Berkonsultasi dengan dokter kandungan atau bidan adalah cara terbaik untuk mendapatkan rekomendasi asupan gizi yang baik buat ibu hamil. Tentunya, dengan asupan gizi yang tepat akan bisa memastikan janin selalu dalam keadaan sehat dan normal.

Sekian info sehat kali ini.

Semoga bisa membawa manfaat dan menambah pengetahuan tentang buah apa saja yang dilarang untuk ibu hamil dan apa saja yang mendasarinya.

Salam sehat bareng !